Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Perubahan Cara Menonton di Era Digital, Ketum PATFI Soroti Dampak Layar dalam Genggaman
Artikel Film News

Perubahan Cara Menonton di Era Digital, Ketum PATFI Soroti Dampak Layar dalam Genggaman

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama9 April 20261 menit baca📍 Jakarta
Perubahan Cara Menonton di Era Digital, Ketum PATFI Soroti Dampak Layar dalam Genggaman - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat menikmati cerita dan hiburan. Hal ini disampaikan oleh Adisurya Abdy, Ketua Umum PATFI, yang menyoroti pergeseran signifikan dari pengalaman menonton konvensional ke konsumsi konten melalui perangkat pribadi.


Menurutnya, kini berbagai kisah mulai dari tawa, luka, cinta, hingga kehilangan dapat diakses hanya melalui satu layar dalam genggaman tangan. Berbeda dengan masa lalu ketika penonton harus datang ke ruang khusus seperti bioskop, saat ini cerita hadir mengikuti aktivitas sehari-hari.


“Dulu, cerita menuntut kita datang, duduk, dan diam di ruang gelap. Kini, cerita mengejar kita: di perjalanan, di sela kerja, bahkan sebelum tidur,” ungkapnya.Kamis (9/4/2026)

Ia menambahkan bahwa perubahan ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga cara manusia membangun hubungan emosional dengan cerita. Pertanyaan yang muncul saat ini bukan lagi sekadar apa yang ditonton, melainkan bagaimana cara menontonnya.


Adisurya juga mengajak masyarakat untuk merenungkan apakah kedekatan layar justru memperdalam pengalaman emosional, atau sebaliknya membuatnya semakin dangkal.

“Pada akhirnya, cerita bukan soal ukuran layar, tapi seberapa dalam ia tinggal,” tutupnya.(Djo)

Adisurya Abdy PATFI
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan - Budayantara TV
Artikel

PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan

27 September 20263 menit baca

​Oleh: M.Guntur Alting Dewan Pembina DPW SWI DKI Jakarta Jakarta – Budayantara.tv SAAT mendengar berita sel mewah di…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber