Lewati ke konten
1 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di SoloGenap 61 Tahun, Evy Soviar Rayakan Ulang Tahun Penuh Kehangatan Bersama Keluarga dan SahabatPerkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Langit Ikut Bersaksi: Perpisahan Sunyi Sang Penjaga Petuah Minangkabau Angku Yus Dt. Parpatiah.
Budaya News Tokoh

Langit Ikut Bersaksi: Perpisahan Sunyi Sang Penjaga Petuah Minangkabau Angku Yus Dt. Parpatiah.

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama30 Maret 20262 menit baca📍 Jakarta
Langit Ikut Bersaksi: Perpisahan Sunyi Sang Penjaga Petuah Minangkabau Angku Yus Dt. Parpatiah. - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Minggu pagi itu, langit di Kabupaten Agam tak sekadar mendung ia seolah menjadi saksi bisu atas perpisahan yang tak biasa. Ketika ribuan langkah pelayat mengiringi kepergian Angku Yus Dt. Parpatiah menuju pandam pakuburan keluarga di Ikua Koto, suasana terasa lebih dari sekadar duka. Alam seperti ikut merunduk, memberi penghormatan terakhir pada seorang maestro adat yang sepanjang hidupnya menuntun banyak hati.

Namun, di balik keramaian pelayat yang memadati Nagari Sungai Batang, ada sisi lain yang jarang terlihat: keheningan yang menyusup di antara isak tangis. Bukan hanya kehilangan seorang tokoh, tetapi hilangnya “suara penyeimbang” dalam kehidupan adat Minangkabau. Angku Yus bukan sekadar pemuka adat ia adalah penjaga makna, penerjemah nilai, dan jembatan antara tradisi dan zaman.

Kepergiannya pada Sabtu sore (28/3/2026) pukul 16.30 WIB meninggalkan ruang kosong yang tak mudah diisi. Petuah-petuahnya, yang selama ini tersebar luas hingga ke berbagai penjuru dunia, kini hanya bisa dikenang bukan lagi didengar langsung dari sosok yang dikenal ramah dan penuh kebijaksanaan itu.

Di lokasi pemakaman, kehadiran berbagai tokoh daerah hingga masyarakat dari beragam kalangan menunjukkan satu hal: Angku Yus bukan milik satu kelompok, melainkan milik banyak hati. Dari pejabat pemerintahan hingga anak kemenakan suku Caniago, semua hadir dengan satu perasaan yang sama kehilangan arah panutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. M. Lutfie, AR, tampak larut dalam duka. Baginya, Angku Yus adalah lebih dari sekadar tokoh adat. Ia adalah sumber rujukan, tempat bertanya tentang bagaimana nilai-nilai adat dapat berjalan seiring dengan kebijakan pemerintahan. Sebuah peran yang tidak semua orang mampu jalankan.

Namun, mungkin yang paling terasa bukanlah apa yang telah hilang, melainkan apa yang tersisa. Warisan nilai. Petuah yang hidup. Dan jejak pemikiran yang akan terus menjadi kompas bagi generasi berikutnya.

Di media sosial, ucapan duka terus mengalir. Dari layar-layar kecil, doa-doa dipanjatkan, seolah ingin memastikan bahwa meski raganya telah pergi, namanya tetap hidup dalam ingatan kolektif.

Hari itu, pemakaman bukan sekadar akhir perjalanan. Ia menjadi pengingat bahwa seorang manusia bisa pergi, tetapi makna yang ia tanamkan bisa tetap tinggal, tumbuh, dan mengakar.

Selamat jalan, Angku Yus Dt. Parpatiah.
Langit telah bersaksi, bumi pun akan terus mengingat.**

Angku Yus Dt. Parpatiah Budayawan Minang
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031 - Budayantara TV
News

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031

31 Agustus 20262 menit baca

Jombang — Budayantara.tv Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren…

Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di Solo - Budayantara TV
News

Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di Solo

30 Agustus 20264 menit baca

Surakarta – Budayantara.tv Di Solo, para murid, sahabat, dan komunitas teater lokal segera menghidupkan kembali disiplin latihan sang…

Perkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes - Budayantara TV
News

Perkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes

29 Agustus 20262 menit baca

Jombang, – Budayantara.tv Sedikitnya 170 pegiat turots berkumpul di Pondok Al-Muhajirin 3 Bahrul Ulum Tambakberas, Sabtu (29/8). Mereka…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber