Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional
Film News

Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama14 Maret 20263 menit baca
Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional - Budayantara TV

Oleh: Adisurya Abdy – Ketua Umum Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia

Jakarta — Budayantara.tv Industri film kerap dipandang sebagai industri yang digerakkan oleh produser, bintang film, atau kekuatan modal besar. Namun sesungguhnya, kekuatan utama perfilman tidak hanya bertumpu pada figur-figur di permukaan. Di balik setiap film yang lahir dan sampai kepada penonton, terdapat rantai profesi panjang yang bekerja secara kolektif dan saling menopang.

Mulai dari penulis skenario yang merancang cerita, sutradara yang menerjemahkan visi artistik, sinematografer yang menangkap gambar, editor yang merangkai ritme cerita, penata suara, art director, penata kostum, hingga para teknisi dan pekerja pascaproduksi seluruhnya merupakan tenaga kerja kreatif yang menjadi fondasi utama ekosistem perfilman. Tanpa keberadaan dan kualitas kerja mereka, film tidak akan pernah hadir sebagai karya yang utuh.

Karena itu, upaya mewujudkan kedaulatan ekosistem perfilman nasional tidak cukup hanya berfokus pada aspek produksi atau investasi semata. Hal yang lebih mendasar adalah memastikan bahwa tenaga kerja film memiliki kompetensi yang kuat, perlindungan kerja yang layak, serta kesempatan yang adil untuk berkembang dalam industri.

Sumber daya manusia yang berkualitas dan terlindungi akan mendorong peningkatan mutu produksi film nasional. Pada saat yang sama, kondisi ini juga memperkuat posisi industri agar tidak mudah didominasi oleh kepentingan eksternal. Dengan demikian, perfilman Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan bertumpu pada kekuatan sumber daya manusianya sendiri.

Selama ini, banyak pekerja film memperoleh pengakuan profesi melalui komunitas, asosiasi, atau jaringan kerja informal. Pengakuan tersebut penting sebagai legitimasi moral dan solidaritas profesi. Namun dalam praktik industri, pengakuan semacam itu sering kali belum cukup kuat untuk memberikan perlindungan nyata bagi para pekerja.

Oleh karena itu, diperlukan langkah transformasi dari sekadar pengakuan profesi menuju kerangka regulasi yang lebih jelas dan kuat melalui Rancangan Undang-Undang Perfilman. Regulasi menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa hak-hak pekerja film diakui secara hukum dan dilindungi oleh negara.

Melalui kerangka regulasi yang komprehensif, negara dapat menetapkan standar kerja yang jelas bagi industri film. Di antaranya meliputi standar kontrak kerja produksi film, standar honor profesi, perlindungan keselamatan kerja di lokasi syuting, jaminan sosial bagi pekerja kreatif, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga sistem sertifikasi kompetensi profesi.

Kehadiran standar tersebut tidak hanya memberikan perlindungan bagi pekerja film, tetapi juga menciptakan kepastian dalam hubungan kerja di industri. Rumah produksi, platform distribusi, investor, dan pekerja kreatif akan memiliki acuan yang jelas dalam menjalankan praktik industri yang profesional dan berkeadilan.

Dengan adanya regulasi yang kuat, pekerja film tidak lagi berada pada posisi yang rentan. Mereka memperoleh kepastian hukum terkait kontrak kerja dan pembayaran honorarium, mendapatkan akses pada peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi, serta memiliki posisi tawar yang lebih seimbang dalam ekosistem industri.

Pada akhirnya, penguatan tenaga kerja film akan melahirkan ekosistem industri yang lebih sehat dan profesional. Standar kerja nasional bagi pekerja film dapat terbentuk, kualitas produksi meningkat, dan daya saing film Indonesia di tingkat global semakin kuat. Lebih dari itu, industri film yang kuat juga berperan penting dalam menjaga dan memperkuat ketahanan budaya bangsa melalui karya-karya sinema nasional.

Dengan demikian, penguatan tenaga kerja film bukan sekadar isu ketenagakerjaan dalam industri kreatif. Ia merupakan fondasi strategis bagi kedaulatan ekosistem perfilman Indonesia. Pekerja film tidak lagi hanya diakui secara simbolik sebagai profesi, melainkan menjadi pilar utama dalam pembangunan industri film nasional yang berdaulat, profesional, dan berkelanjutan.**

Adisurya Abdy PATFI
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan - Budayantara TV
Event Musik News

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

13 Agustus 20262 menit baca

Bogor, – Budayantanra.tv Semangat kemerdekaan bergema melalui alunan musik dan paduan suara generasi muda Indonesia dalam Konser Kemerdekaan…

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026
  5. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Tenaga Kerja Film sebagai Fondasi Ekosistem Perfilman Nasional - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber