Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Sanggar Pelakon Angkat Isu Kesetaraan Gender Lewat Teater “Nabila” di GKJ
Budaya Event News

Sanggar Pelakon Angkat Isu Kesetaraan Gender Lewat Teater “Nabila” di GKJ

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama20 Desember 20252 menit baca📍 Jakarta
Sanggar Pelakon Angkat Isu Kesetaraan Gender Lewat Teater “Nabila” di GKJ - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tvSanggar Pelakon di bawah pimpinan Mutiara Sani kembali menghadirkan karya teater bermakna melalui pementasan drama “Nabila”, yang berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada 19–20 Desember 2025 . Pementasan ini menjadi pesan salam teater yang kuat tentang kesetaraan gender dalam rumah tangga,ditinjau dari sudut pandang pemikiran sastrawan dan budayawan besar Asrul Sani.

Disutradarai oleh Jose Rizal Manua, naskah Nabila dinilai sangat aktual dan relevan dengan realitas sosial saat ini. Cerita yang dibangun menyoroti persoalan-persoalan gender yang hingga kini masih kerap terjadi di tengah masyarakat, terutama dalam relasi domestik.

“Naskah Nabila ini sangat aktual, karena persoalan yang diangkat masih kita jumpai sampai hari ini. Pergulatan tentang gender digambarkan dengan sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari,” ujar Jose Rizal Manua dalam keterangannya.

Untuk mempersiapkan pementasan ini, para pemain dan tim produksi menjalani proses latihan selama kurang lebih lima bulan secara intensif dan reguler. Proses tersebut dijalani di tengah kesibukan masing-masing personel yang memiliki aktivitas di luar dunia teater.

“Pada hakikatnya, orang teater tidak bisa hidup hanya sebagai aktor. Teman-teman pemain punya kegiatan lain, tapi kami mencuri waktu di sela-sela kesibukan itu untuk berlatih dengan penuh komitmen. Yang menggembirakan, semangat dan dedikasi mereka luar biasa,” lanjut Jose Rizal.

Ia berharap pementasan Nabila tidak berhenti di Jakarta saja. Jika diberi kesempatan, lakon ini ingin dipentaskan di berbagai kota lain agar pendalaman karakter dan pergulatan batin para tokoh semakin kuat dan matang, sesuai dengan visi artistik yang diharapkan.

Pementasan ini juga menjadi bukti bahwa kerja teater adalah kerja kolektif,Selain para pemain, keberhasilan pertunjukan didukung oleh kolaborasi lintas unsur artistik, mulai dari tata musik, pencahayaan, kostum, hingga tata visual.

“Kami berkolaborasi dengan para mitra yang luar biasa, seperti Samuel Wattimena, Hendra, serta Doni Irawan yang telah hampir 25–30 tahun bekerja bersama saya. Unsur audio visual bisa kami hadirkan secara maksimal,” ujar Jose Rizal seraya mengapresiasi kehadiran rekan-rekan media.

Adapun para pemain yang terlibat dalam pementasan Nabila antara lain Ati Cancer, Hendrayan Duryan, Varissa Camelia, Ayez Kassar, Ayu Basir Nurdin, Mulela Gayo, dan Uma Larasati Putrisyam.

Pementasan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia,Dinas Kebudayaan DKI Jakarta,Dana Indonesiana serta dukungan dari PLN dan Telkomsel,sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan seni pertunjukan dan wacana kebudayaan di Indonesia.

Melalui Nabila, Sanggar Pelakon tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga tuntunan mengajak penonton untuk kembali merefleksikan nilai keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan dalam kehidupan rumah tangga dan sosial.(DJo)

Asrul Sani Jose Rizal Nabila Sanggar Pelakon
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber