Lewati ke konten
28 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong PribadiKampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Hari Kedua “Jejak Naskah Kuno Jakarta”: Mengungkap Warisan Skriptorium Pecenongan di Perpustakaan Jakarta
Event News

Hari Kedua “Jejak Naskah Kuno Jakarta”: Mengungkap Warisan Skriptorium Pecenongan di Perpustakaan Jakarta

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama27 November 20252 menit baca
Hari Kedua “Jejak Naskah Kuno Jakarta”: Mengungkap Warisan Skriptorium Pecenongan di Perpustakaan Jakarta - Budayantara TV

Jakarta, — Budayantara.tv Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Pendataan dan Diskusi Konsultatif Naskah Kuno di DKI Jakarta dengan tajuk “Kitab Al Fatawi & Pusparagam Naskah Warisan Skriptorium Pecenongan”. Memasuki hari kedua, diskusi berlangsung di Perpustakaan Jakarta, Cikini, dan menghadirkan antusiasme tinggi dari kalangan akademisi, peneliti, hingga masyarakat adat Betawi.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Perpusnas RI, Brint, Manasa, Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Bandung (Unisba), serta didukung oleh filolog dari UIN, para mahasiswa, dan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta. Seluruh pihak berkumpul untuk menelusuri salah satu naskah paling bersejarah dalam perkembangan kebudayaan Betawi, yakni Naskah Pecenongan.

Menguak Naskah Pecenongan: Jejak Hikayat Betawi Tahun 1830

Dalam diskusi, para ahli memaparkan bahwa Naskah Pecenongan dituliskan pada sekitar tahun 1830 dan memuat beragam hikayat yang ditulis oleh orang Betawi pada masa itu. Naskah tersebut masih tersimpan baik oleh pewarisnya, Fadil, yang menjadi penerus keluarga pemilik naskah tersebut.

Perwakilan Perpusnas RI menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian naskah kuno. “Setiap naskah yang disimpan masyarakat dapat dan berhak didaftarkan ke Perpusnas, sesuai dengan undang-undang. Kami siap mendampingi proses tersebut,” jelas perwakilan Perpusnas. Dukungan penyiaran dan dokumentasi turut akan diperkuat oleh Brint, sementara Manasa menambahkan bahwa naskah-naskah seperti ini akan dipertimbangkan untuk masuk dalam pengembangan literasi dan kurikulum di masa mendatang.

Cikal Bakal Kebetawian dalam Manuskrip

Diskusi berlanjut dengan pemaparan dari pihak Brint, yang membahas tema kebetawian dari sisi kebudayaan dan keagamaan. Naskah Pecenongan dinilai memiliki nilai historis yang sangat penting sebagai jati diri masyarakat Betawi, karena memuat kisah, identitas, dan tradisi masyarakat Betawi lama.

Puncak sesi diskusi diwarnai penjelasan mendalam dari RB Abi Munawir Al Madani Mertakusuma, atau yang dikenal sebagai Pangeran Abi, penerus trah Kepangeranan Jayakarta. Beliau menyampaikan bahwa Naskah Pecenongan merupakan bagian penting dari rangkaian naskah yang mengisahkan cikal bakal orang Betawi.

“Naskah Pecenongan adalah terusan dari perjalanan kebudayaan Betawi. Di dalamnya, termasuk manuskrip Al Fatawi, tercatat sejarah dan identitas orang asli Betawi,” ujar Pangeran Abi.

Pelestarian Naskah sebagai Upaya Menjaga Identitas

Kegiatan hari kedua ini tidak hanya menjadi ajang diskusi ilmiah, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjaga dan menghidupkan kembali khazanah naskah kuno Betawi. Dispusip DKI Jakarta berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pemetaan naskah kuno Betawi agar dapat diteliti, didokumentasikan, dan dikenal lebih luas oleh generasi mendatang.

Kegiatan “Jejak Naskah Kuno Jakarta” akan terus berlanjut sebagai bagian dari misi pelestarian sejarah literasi dan budaya Betawi, sekaligus memperkuat literasi kearifan lokal Jakarta.

LPAJ Pangeran Abi Jayakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi - Budayantara TV
Budaya News

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi

28 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 22 Juni 2027, geliat menyambut momentum bersejarah itu mulai…

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber