Lewati ke konten
29 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
‎FMM Kemenbud‎”Ketika Negara Mulai Belajar Mendengar Kebudayaan”Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi BudayaAgung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk PergiNobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Pemangku Adat, Penjaga Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi
Budaya News

Pemangku Adat, Penjaga Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama2 Oktober 20252 menit baca📍 Jakarta
Pemangku Adat, Penjaga Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Di tengah pesatnya laju modernisasi dan derasnya arus globalisasi, masih ada sosok-sosok yang teguh menjaga akar budaya dan jati diri bangsa. Mereka adalah pemangku adat, para penjaga warisan budaya yang memainkan peran sentral dalam melestarikan tradisi, nilai, serta kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun di kampung-kampung adat.

Salah satu tokoh yang menonjol adalah RB.H. Abi Munawir Al Madani Mertakusuma, atau yang akrab disapa Pangeran Abi, dari Lembaga Pemangku Adat Jayakarta. Sebagai tokoh adat, Pangeran Abi memegang peran penting dalam pengambilan keputusan komunitas, mengorganisasi kegiatan budaya, serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat adat dan pemerintah.

“Peran pemangku adat bukan hanya menjaga upacara tradisi, tetapi juga menjadi penuntun arah bagi masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial,” ujar Pangeran Abi.Rabu (1/10/2025).

Lembaga Pemangku Adat Jayakarta yang dipimpinnya aktif menggelar berbagai kegiatan adat, termasuk pelestarian bahasa, kesenian, dan hukum adat. Tak hanya itu, Pangeran Abi juga aktif menyuarakan aspirasi masyarakat adat ke pemerintah, memastikan bahwa suara kampung-kampung adat tak tenggelam di tengah hiruk pikuk pembangunan.

Sementara itu, di wilayah Jakarta Selatan, peran serupa diemban oleh H. Abd Rokib Kiman, atau dikenal sebagai Wan Rokib,penjaga warisan budaya (situs Mbah Lontar Ciganjur) yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Pemangku Adat Kampung Jakarta Selatan. Ia fokus menjaga situs-situs budaya dan maqom bersejarah yang menjadi bagian penting dari peradaban Nusantara di kawasan selatan ibu kota.

“Warisan budaya bukan hanya benda, tapi juga nilai, keyakinan, dan sejarah yang membentuk identitas kita sebagai bangsa. Tugas kami adalah memastikan itu semua tetap hidup dan dikenali oleh generasi muda,” tutur Wan Rokib dalam sebuah wawancara.

Situs-situs bersejarah di Jakarta Selatan, menurutnya, merupakan titik-titik penting dalam narasi panjang perjalanan budaya Nusantara. Pelestarian tempat-tempat tersebut menjadi salah satu bentuk konkret menjaga jati diri di tengah modernitas yang terus berkembang.

Penjaga Identitas di Era Digital

Di era digital seperti sekarang, para pemangku adat menghadapi tantangan baru. Gaya hidup urban, teknologi, dan globalisasi sering kali membuat generasi muda menjauh dari akar budayanya. Namun para pemangku adat tak tinggal diam. Mereka terus berinovasi, memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk menyebarkan nilai-nilai adat dan budaya ke khalayak luas.

Peran mereka menjadi semakin krusial: menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kearifan lokal, antara masa depan dan masa lalu.

Melalui figur-figur seperti Pangeran Abi dan Wan Rokib, masyarakat diingatkan bahwa kemajuan sejati bukan berarti meninggalkan budaya, tetapi justru menjadikannya fondasi dalam membangun masa depan yang lebih berakar dan berkarakter.**

Mbah Lontar Pangeran Abi Jayakarta Pemangku adat Jayakarta Wan Rokib
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya - Budayantara TV
Budaya Event News

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya

29 September 20262 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Persiapan Budayantara Fest 2026 memasuki tahap penguatan kolaborasi dengan pemerintah. Ikatan Keluarga Besar (IKB) Jabodetabek…

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi - Budayantara TV
Musik News

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi

28 September 20262 menit baca

Jakarta, — Budayantara. TV Tidak semua kisah cinta berakhir dengan bahagia. Ada hubungan yang justru meninggalkan luka, tekanan,…

Nobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan - Budayantara TV
News

Nobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan

28 September 20262 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Pertandingan Indonesia vs Malaysia pada Senin malam (28/9/2026) menjadi momentum bagi para pencinta sepak bola…

1 tanggapan

  1. juri 4 Oktober 2025 · 06:58

    keren dan lanjutkan

    TautanReply

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber