Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Menghidupkan Jayakarta: Seminar Sejarah Ungkap Akar Jakarta dalam Jaringan Peradaban Nusantara
Budaya Event News

Menghidupkan Jayakarta: Seminar Sejarah Ungkap Akar Jakarta dalam Jaringan Peradaban Nusantara

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama4 September 20252 menit baca
Menghidupkan Jayakarta: Seminar Sejarah Ungkap Akar Jakarta dalam Jaringan Peradaban Nusantara - Budayantara TV

Jakarta, – Budayantara.tv Nama Jayakarta bukan sekadar simbol kemenangan fisik atas penjajahan, melainkan juga representasi dari semangat perjuangan, harapan, dan cita-cita akan masa depan yang gemilang. Dalam bahasa Sanskerta, kata “Jaya” berarti kemenangan atau kejayaan, sedangkan “Karta” melambangkan tatanan kehidupan yang sejahtera dan makmur. Bersatunya kedua kata itu melahirkan makna mendalam: sebuah kota kemenangan yang penuh harapan.

Dalam upaya menggali kembali sejarah dan makna mendalam dari Jayakarta, seminar sejarah bertajuk “Jayakarta Haul Agung 2025” digelar pada Kamis,(4/9/ 2025), di Museum Bank Mandiri, Jakarta Barat. Acara ini menjadi panggung penting untuk merefleksikan sejarah Jakarta dari sudut pandang yang lebih luas: sebagai pusat dinamika kekuasaan, spiritualitas, dan kebudayaan yang tak lepas dari jejaring besar peradaban Nusantara.

Mengangkat Narasi yang Lama Terkubur

Dipandu oleh Dirga Fawakih, seminar ini menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidang sejarah dan studi Islam:

Prof. Jajat Burhanudin, M.A, Ph.D. dan Dr. Bondan Kanumoyoso, M.Hum.
Keduanya membedah berbagai lapisan sejarah Jayakarta, dari masa kejayaan pelabuhan Sunda Kelapa, transformasi menjadi Jayakarta tahun 1527 oleh Fatahillah, hingga proses kolonialisasi yang mengubahnya menjadi Batavia, lalu akhirnya Jakarta seperti yang kita kenal hari ini.

Suara Bangsawan Nusantara: Mengikat Ulang Benang Sejarah

Penanggap dalam seminar ini pun tak kalah menarik:

Ratu Bagus Abi Munawir al-Madani Mertakusuma dan Kanjeng Pangeran Haryo Ian Toni Taufik Tondonagoro.
Keduanya mewakili garis keturunan bangsawan Nusantara yang memiliki hubungan erat dengan sejarah panjang Jayakarta. Dalam tanggapannya, Ratu Bagus Abi Munawir menekankan bahwa sejarah Jakarta tak bisa dilepaskan dari keterlibatan berbagai wilayah kerajaan di Nusantara. Ia menyampaikan apresiasi kepada tamu-tamu kehormatan yang hadir dari Samudra Pasai, Cirebon, Kalimantan, Sulawesi, Palembang, hingga Jambi.

“Asal-usul kota ini bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari jaringan besar peradaban Nusantara,” ujar Ratu Bagus dalam penutupan diskusi. “Jayakarta adalah warisan kolektif yang harus kita rawat dan hidupkan kembali.”

Menggali Identitas Jakarta yang Sesungguhnya

Lebih dari sekadar perubahan nama, sejarah Jayakarta mencerminkan perjalanan panjang sebuah bangsa yang terus bertahan di tengah gejolak kolonialisme, perubahan politik, hingga modernisasi. Seminar ini menyoroti pentingnya mengangkat kembali identitas asli Jakarta yang kerap terlupakan bahwa kota ini berdiri di atas fondasi adat, agama, dan sejarah leluhur yang kuat.

Dengan acara seperti Jayakarta Haul Agung, semangat kebangkitan sejarah lokal kembali bergema. Jakarta bukan hanya ibukota administrasi ia adalah simbol dari ketahanan budaya dan spiritualitas bangsa Indonesia.**

Haul agung Jayakarta Sarasehan Sejarah Jayakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber