Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran
Icon News

Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama2 September 20253 menit baca
Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran - Budayantara TV

Jakarta, – Budayantara.tv
Di tengah perhatian publik yang lebih sering tertuju pada sektor ekonomi dan politik tingkat tinggi, sidang lanjutan dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menghadirkan sebuah paradoks yang menyesakkan: di mana seharusnya nilai-nilai luhur budaya dilestarikan, justru praktik busuk korupsi tumbuh subur.

Dalam pantauan redaksi Budayantara.tv, sosok Jali Pitung, Ketua Umum Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (FORMASI), hadir kembali ke ruang publik setelah lama tidak terlihat, untuk memberikan pernyataan tegas: “Kita tetap mengawal kasus ini sampai tuntas. Budaya tidak boleh dikorupsi!”

Korupsi Budaya: Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran

Dalam wawancara eksklusif yang dilakukan Budayantara.tv, didampingi oleh aktivis budaya R. Panca Nur.Selasa (2/9/2025).

FORMASI menggarisbawahi bahwa korupsi dalam sektor kebudayaan bukanlah sekadar persoalan hukum, tetapi juga merupakan bentuk pengkhianatan terhadap sejarah, identitas, dan masa depan bangsa.

“Korupsi di sektor budaya bukan hanya mengambil uang negara. Ia merampas akses para seniman, membunuh kreativitas generasi muda, dan mencemari warisan leluhur kita. Ini kejahatan yang berdampak multi-generasi,” ungkap Jali Pitung.

Menurutnya, birokrasi yang korup membuat dana hibah budaya dan program pelestarian hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok eksklusif yang dekat dengan kekuasaan, sementara komunitas-komunitas akar rumput justru ditinggalkan.

Mendukung Penuh Asta Cita dan Arah Baru Pemerintahan Prabowo

FORMASI menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto, terutama terhadap cita ke-8 dalam Asta Cita: “Mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.”

“Kami percaya, dalam pemerintahan baru, praktik korupsi tidak lagi mendapat tempat. Bahkan di sektor budaya yang kerap terabaikan, pengawasan dan akuntabilitas harus diperkuat,” tambah Jali Pitung.

Langkah-langkah pembersihan birokrasi di sektor-sektor non-strategis seperti kebudayaan, menurut FORMASI, justru sangat strategis untuk membangun kembali kepercayaan publik dan integritas negara secara menyeluruh.

Koruptor Harus Diberi Hukuman Setimpal: Pembekuan Aset hingga Hukuman Mati

Dalam pernyataan yang berani, FORMASI juga menyuarakan dukungan terhadap penerapan hukuman yang lebih berat bagi pelaku korupsi, termasuk pembekuan aset dan bahkan hukuman mati dalam kasus-kasus besar dan sistemik.

“Sudah saatnya bangsa ini tegas. Korupsi bukan hanya merugikan negara secara materiil, tapi menghancurkan moralitas bangsa. Kami mendukung langkah-langkah luar biasa, termasuk pembekuan aset dan pidana mati, sebagai efek jera,” kata Jali.

Dukungan ini diperkuat oleh R. Panca Nur, pelaku budaya Betawi sekaligus aktivis FORMASI, yang menegaskan bahwa ketika budaya dikorupsi, yang rusak bukan hanya sistem, tetapi juga jati diri bangsa.

Integritas Budaya sebagai Aset Bangsa

Bagi para investor sosial dan pemangku kepentingan pembangunan berkelanjutan, kasus ini patut menjadi perhatian. Ketika korupsi merajalela di sektor budaya, maka social capital yang menjadi fondasi pembangunan nasional terancam rapuh. Kredibilitas program pelestarian budaya, penciptaan ekosistem kreatif, hingga diplomasi budaya internasional akan runtuh jika dikelola oleh aktor-aktor tidak berintegritas.

Ke depan, FORMASI menyerukan sinergi antara masyarakat sipil, media, akademisi, dan pelaku budaya untuk mendorong tata kelola budaya yang transparan dan partisipatif. Pengawasan berbasis komunitas dan audit sosial terhadap anggaran kebudayaan harus menjadi arus utama, bukan pengecualian.

Jangan Biarkan Warisan Bangsa Dijual Murah oleh Koruptor

Kasus dugaan korupsi di Dinas Kebudayaan DKI Jakarta adalah pengingat pahit bahwa bahkan di ruang-ruang yang seharusnya sakral, integritas bisa tergadaikan. Namun selama masih ada suara seperti Jali Pitung dan Panca Nur, masih ada harapan bahwa budaya akan kembali menjadi pilar moral dan nilai bangsa, bukan komoditas yang diperdagangkan demi kepentingan sesaat.

“Budaya adalah akar bangsa. Jika akarnya busuk karena korupsi, maka tidak ada pohon peradaban yang bisa tumbuh,” tutup R. Panca Nur.**

Jali Pitung Korupsi Dinas Kebudayaan R.Panca Nur
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan - Budayantara TV
Event Musik News

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

13 Agustus 20262 menit baca

Bogor, – Budayantanra.tv Semangat kemerdekaan bergema melalui alunan musik dan paduan suara generasi muda Indonesia dalam Konser Kemerdekaan…

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Jali Pitung : Korupsi Budaya Pengkhianatan yang Lebih Dalam dari Sekadar Anggaran - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber