Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi TerpilihTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi
Budaya News

Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama20 Agustus 20253 menit baca📍 Sulawesi Tenggara
Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi - Budayantara TV

Sulawesi Tenggara — Budayantara.tv Di balik tenangnya perairan Sulawesi Tenggara dan rimbunnya hutan Pulau Muna, tersimpan kisah sebuah peradaban besar yang telah berdiri kokoh sejak lebih dari delapan abad silam Kerajaan Muna, atau yang dikenal juga dengan nama Kerajaan Wuna.

Didirikan sekitar tahun 1210, kerajaan ini menjadi simbol kejayaan dan peradaban awal masyarakat Muna. Bertempat di Kotano Wuna (kini Tongkuno), Kerajaan Muna dipimpin oleh Syekh Al Wahid alias La Eli, seorang bangsawan keturunan Bani Abbasiyah, yang dinobatkan sebagai Raja Muna pertama. Sosok berkarisma ini dikenal dengan gelar Bheteno ne Tombula dan memperkuat posisi kerajaan melalui pernikahan strategis dengan Watandiabe (We Tendriabeng), adik tokoh legendaris Sulawesi Selatan, Sawerigading.

Asal-Usul dan Kekuatan Lokal yang Bersatu

Sebelum berdirinya kerajaan, wilayah Muna telah dihuni oleh delapan kampung yang saling bersatu dalam sebuah aliansi atau ‘Union’, menunjuk Mieno Wamelai sebagai pemimpin tertinggi. Kampung-kampung ini dibagi menjadi dua kelompok utama: Empat kampung Kamokula (Tongkuno, Barangka, Lindo, Wapepi) dan Empat kampung Mieno (Kaura, Kansitala, Lembo, Ndoke). Inilah cikal bakal sistem pemerintahan yang terorganisir dan menjadi pondasi terbentuknya Kerajaan Muna.

Lebih dalam ke akar sejarah, peradaban awal Muna dapat ditelusuri di Liangkobori, tempat tinggal Suku Tomuna ras Wedoid yang dipercaya berasal dari Sri Lanka dan termasuk salah satu suku awal penghuni Nusantara. Interaksi Suku Tomuna dengan kelompok Sawerigading dan 40 pengikutnya yang terdampar di Bahutara, membentuk komunitas baru yang menjadi benih masyarakat Muna modern.

Kerajaan Muna:  Berdaulat di Tengah Samudra

Dengan naik tahtanya La Eli, Kerajaan Muna secara resmi diakui sebagai kerajaan yang memenuhi unsur negara: rakyat, wilayah, dan pemerintahan berdaulat. Kesepakatan kolektif seluruh elemen masyarakat saat itu untuk tunduk pada satu sistem pemerintahan menjadi bukti peradaban yang telah maju dan terorganisir.

Tak hanya kuat dalam struktur sosial-politik, Kerajaan Muna juga dikenal dengan kekayaan budayanya, struktur adat yang kuat, serta hubungan diplomatik antar-kerajaan di masa lampau.

Warisan yang Terus Dijaga di Era Modern

Kini, meskipun tidak lagi berkuasa secara politik, Kerajaan Muna tetap hidup dalam nafas budaya dan adat masyarakat Muna. Di bawah kepemimpinan Paduka Yang Mulia Laode Riago, SH, selaku Ketua Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Kabupaten Muna, upaya pelestarian terus dilakukan.

Laode Riago aktif menjaga nilai-nilai adat dan warisan leluhur, membangun jejaring antar-kerajaan melalui MAKN Nusantara, serta terus menjalin silaturahmi budaya dengan kerajaan-kerajaan lain di Indonesia. Upaya ini dilakukan tidak hanya untuk melestarikan, tetapi juga menghidupkan kembali peran kerajaan sebagai penjaga nilai-nilai luhur bangsa.

Menatap Masa Depan Lewat Akar Sejarah

Kisah Kerajaan Muna adalah bukti nyata bahwa kekayaan sejarah Indonesia tak hanya terletak di Jawa atau Sumatera, tetapi juga tersebar di setiap sudut kepulauan nusantara. Dari peradaban Suku Tomuna hingga berdirinya Kerajaan Muna, ini adalah narasi besar yang harus terus digaungkan sebagai kebanggaan daerah dan identitas bangsa.

Sejarah adalah akar, dan Muna telah mengakar kuat di tanah Sulawesi, menjulang tinggi sebagai penjaga tradisi, warisan, dan jati diri.**

.

Kerajaan Muna
📍 Sulawesi Tenggara
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih - Budayantara TV
News

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih

26 Juli 20262 menit baca

Bogor – Budayantara.tv Suasana penuh kebersamaan mewarnai pemilihan Ketua RW 18 Duta Mekar Asri, Dusun VI, Desa Cileungsi…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer
Kemegahan Kerajaan Muna: Jejak Sejarah Peradaban Besar dari Tenggara Sulawesi - Budayantara TVMPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber