Lewati ke konten
28 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong PribadiKampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Upacara Ngaben: Ritual Melepas Jiwa Menuju Moksa di Bali
Video

Upacara Ngaben: Ritual Melepas Jiwa Menuju Moksa di Bali

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama1 Agustus 20251 menit baca
Upacara Ngaben: Ritual Melepas Jiwa Menuju Moksa di Bali - Budayantara TV

Makna Upacara Ngaben

Ngaben, atau juga dikenal sebagai Pelebon, adalah upacara kremasi jenazah yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali. Upacara ini bukan merupakan peristiwa yang menyedihkan, melainkan sebuah perayaan yang penuh suka cita. Tujuannya adalah untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal dari ikatan duniawi dan melepaskannya agar dapat bersatu kembali dengan Tuhan (Mokshatam Atmanam) atau bereinkarnasi ke kehidupan yang lebih baik.

Prosesi yang Megah

Prosesi Ngaben sangatlah kompleks dan megah. Jenazah akan diusung dalam sebuah wadah (peti jenazah) dan menara pengusung yang disebut Bade, yang bentuk dan tingkatannya disesuaikan dengan status sosial almarhum. Bade dan wadah ini seringkali berbentuk binatang mitologis seperti lembu atau naga, yang kemudian akan dibakar bersama dengan jenazah. Prosesi ini diiringi oleh musik gamelan Baleganjur yang bersemangat, mengantarkan roh dalam perjalanannya.

Simbolisme Api dan Air

Api dalam upacara Ngaben melambangkan kekuatan Dewa Brahma yang berfungsi sebagai pelebur segala kekotoran yang melekat pada jasad dan roh. Setelah proses pembakaran selesai, abu jenazah akan dikumpulkan dan dihanyutkan ke laut atau sungai. Prosesi yang disebut “Nganyud” ini melambangkan pengembalian unsur-unsur Panca Maha Bhuta (lima elemen dasar kehidupan) ke alam semesta, menandai selesainya siklus kehidupan dan pembebasan sang roh secara total.

budaya bali ngaben
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

IMG?
Event Kebangsaan News Video

HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor

26 Juli 20261 menit baca

https://youtu.be/1aU6YL3Z6ns

Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35” - Budayantara TV
Podcast Video

Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”

26 Juli 20261 menit baca

https://youtu.be/tCY7flndGr8?si=kKyhmdhIhaZCg0gq

IMG?
Video

suara kaum betawi, pandangan advokat muda terhadap betawi part 2

26 Juli 20261 menit baca

Tonton video selengkapnya di: https://www.youtube.com/watch?v=nvaYzpqDXMw Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=nvaYzpqDXMw

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber