Lewati ke konten
2 November 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lewat Sagu Sep, Mahasiswa dan Pelajar Kalai Anim Bangun Kemandirian OrganisasiPolri Larang Personel Gunakan Vape, Dik Dik Kusnadi Dorong Gerakan Antinarkoba Berbasis KebudayaanMenekraf Teuku Riefky Dorong Desa Kreatif Jadi Motor Ekonomi Baru, AI dan Budaya Lokal Jadi AndalanDi Balik Gurihnya Kremesan: Menjaga Kekuatan Merek dari Ketangguhan Sang Legenda, Hj. Suharti
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Lewat Sagu Sep, Mahasiswa dan Pelajar Kalai Anim Bangun Kemandirian Organisasi
News

Lewat Sagu Sep, Mahasiswa dan Pelajar Kalai Anim Bangun Kemandirian Organisasi

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama2 November 20262 menit baca
Lewat Sagu Sep, Mahasiswa dan Pelajar Kalai Anim Bangun Kemandirian Organisasi - Budayantara TV

Merauke,– Budayantara.tv Mahasiswa dan pelajar Kalai Anim di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, memanfaatkan sagu sep, makanan tradisional masyarakat Malind, untuk mengembangkan kegiatan produktif berbasis budaya. Melalui inisiatif tersebut, Ikatan Mahasiswa Pelajar Kalai Anim (IMPKA) menyiapkan bazar guna memperkuat pendanaan organisasi sekaligus melestarikan tradisi masyarakat adat.

Kegiatan pembuatan sagu sep yang berlangsung pada Senin (2/11/2026) itu melibatkan anggota IMPKA sebagai bagian dari upaya mengembangkan kemampuan berorganisasi melalui pemanfaatan potensi lokal.

Ketua IMPKA, Emanuel Talpia Yolmen, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dan pelajar untuk membangun kemandirian melalui aktivitas yang mereka rencanakan dan kerjakan bersama.

“Kami bisa belajar kemandirian dari sebuah wadah atau organisasi yang kami punya,” ujar Emanuel di Merauke, Senin.

Emanuel menjelaskan, sagu sep yang diolah para anggota direncanakan untuk dipasarkan melalui kegiatan bazar. Hasil penjualannya diharapkan dapat menambah kas IMPKA untuk mendukung berbagai kegiatan mahasiswa dan pelajar Kalai Anim.

Selain memiliki potensi ekonomi, sagu sep juga menyimpan nilai budaya yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Malind. Menurut Emanuel, pengolahan makanan tradisional tersebut dikenal dalam sejumlah kegiatan adat, termasuk tradisi kedukaan dan peringatan 40 hari.

Namun, pembuatan sagu sep kali ini memiliki tujuan berbeda. IMPKA mengembangkan pemanfaatannya untuk kegiatan bazar tanpa melepaskan nilai budaya yang melekat pada tradisi tersebut.

Emanuel menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya Malind, khususnya tradisi masyarakat Kalai Anim. Keterlibatan mahasiswa dan pelajar dalam proses pengolahan sagu sep memungkinkan pengetahuan budaya terus dipraktikkan oleh generasi muda.

Inisiatif tersebut memperlihatkan peluang pengembangan kegiatan ekonomi organisasi yang bertumpu pada kekayaan budaya masyarakat adat. Melalui keterlibatan langsung para anggotanya, IMPKA menghubungkan pembelajaran kemandirian dengan upaya menjaga keberlanjutan tradisi lokal.

Rencana bazar sagu sep menjadi salah satu bentuk pemanfaatan warisan budaya untuk mendukung aktivitas organisasi mahasiswa dan pelajar Kalai Anim. Dengan demikian, tradisi tidak hanya dipertahankan sebagai identitas masyarakat, tetapi juga dikembangkan melalui kegiatan yang memiliki manfaat bagi komunitasnya.

( Kelana Peterson)

WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Polri Larang Personel Gunakan Vape, Dik Dik Kusnadi Dorong Gerakan Antinarkoba Berbasis Kebudayaan - Budayantara TV
News

Polri Larang Personel Gunakan Vape, Dik Dik Kusnadi Dorong Gerakan Antinarkoba Berbasis Kebudayaan

2 November 20263 menit baca

Jakarta, — Budayantara.tv Kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang melarang seluruh personelnya menggunakan rokok elektrik atau vape…

Menekraf Teuku Riefky Dorong Desa Kreatif Jadi Motor Ekonomi Baru, AI dan Budaya Lokal Jadi Andalan - Budayantara TV
News

Menekraf Teuku Riefky Dorong Desa Kreatif Jadi Motor Ekonomi Baru, AI dan Budaya Lokal Jadi Andalan

2 November 20262 menit baca

Wonosobo,— Budayantara.tv Desa memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru. Kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta…

Jurnalistik Jadi Kebutuhan Penting Pemuda Kalai Anim untuk Menyuarakan Aspirasi Kampung - Budayantara TV
News

Jurnalistik Jadi Kebutuhan Penting Pemuda Kalai Anim untuk Menyuarakan Aspirasi Kampung

1 November 20263 menit baca

Merauke — Budayantara.tv Penguasaan jurnalistik dinilai penting bagi pemuda Kalai Anim di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, agar persoalan…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber