Lewati ke konten
16 Oktober 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
REPUBLIK STRESStaf Khusus Menteri Agama Terima Budayantara di Masjid Istiqlal, Dorong Diplomasi Budaya Indonesia–PalestinaFFI Hanya Jadi Barometer Atau Penggerak Sinema NasionalKonflik Saudi – Houthi Memanas, KNPI Minta Tunda Sementara Keberangkatan Umrah Ke Tanah Suci
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/REPUBLIK STRES
Artikel

REPUBLIK STRES

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama15 Oktober 20262 menit baca
REPUBLIK STRES - Budayantara TV

-Ketika 75 Persen Rakyat Kehilangan Ruang Bernapas

Oleh: M.Guntur Alting

Dewan Pembina SWI Jaya (DPW SWI DKI Jakarta)

“Dan pemimpin jangan bikin rakyat jantungan tiap kali muncul di layar kaca” -(Nitizen)

​CEMAS, Itulah kata yang paling tepat menggambarkan isi kepala rakyat kita sekarang ini.

​Bayangkan angka ini, 75 persen. Tiga perempat penduduk negeri ini mengaku stres gara-gara kebijakan pemerintah.

Dan yang bikin kaget, 67 persen secara khusus stres melihat “kelakuan” Presidennya sendiri.

​Ini bukan main-main.

Saya membaca riset terbaru dari “Center of Economic and Law Studies” (Celios) bersama Kabinet Bayangan ini membongkar apa yang selama ini cuma jadi omongan bisik-bisik di warung kopi, di pangkalan ojek, sampai di dapur-dapur rumah petak.

Rakyat kita sedang “senewen” massal !

-000-

*Ketika Dompet Ditekan, Perut Menjerit

​Kenapa bisa stres?

Tentu saja !

Namanya juga hidup di Indonesia hari ini.

​Delapan puluh dua persen bilang pajak dan pungutan negara itu bikin megap-megap. ​78 persen menjerit karena harga kebutuhan pokok melambung tinggi.

​Dari atas ditekan pajak, dari depan dihantam harga beras dan minyak goreng.

Mau nyari napas di mana lagi?

Makanya, tidak heran kalau 53 persen rumah tangga mengaku kondisi ekonominya jauh lebih parah dibanding tahun lalu.

Dapur makin senyap, kompor makin jarang ngebul, tapi tagihan dari negara makin rajin datang.

-000-

*Pemilih yang Berpaling

​Politik itu kejam, tapi perut yang lapar jauh lebih kejam.

​Ini pelajaran paling telak buat para penguasa.

Dulu, di Pemilu 2024, banyak yang memilih Pak Prabowo dengan penuh semangat.

Tapi apa kata survei Celios sekarang?

Sebanyak 55 persen dari mantan pemilih Prabowo itu mengaku tidak akan milih beliau lagi di pilpres berikutnya !

​Loyalitas politik itu ternyata rapuh. Tidak bisa dibeli cuma dengan retorika atau janji-janji manis.

Begitu harga cabe dan beras naik, begitu pajak dirasa mencekik, dan kepala jadi pusing tujuh keliling mikirin cicilan, seketika itu juga dukungan politik menguap.

Tinggal sisa 27 persen yang masih setia, sisanya? Bingung di antara abu-abu.

-000-

*Jangan Tutup Telinga

​Celios bikin riset ini independen, murni urusan akademik, tanpa duit donor dari luar. Libatkan 1.142 responden umum plus para ahli. Metode digitalnya digarap serius.

​Harusnya, pejabat-pejabat di istana jangan buru-buru sewot atau ngeles. Angka 75 persen stres itu bukan sekadar data statistik di atas kertas, tapi itu bunyi tangisan kecil rakyat di akar rumput.

​Kalau pemerintah terus cuek dan menganggap ini angin lalu, jangan kaget kalau suatu hari nanti “stres massal” ini berubah jadi letupan sosial yang susah dikendalikan.

Urus rakyat itu gampang-gampang susah: pastikan perut kenyang, pajak masuk akal, dan pemimpin jangan bikin rakyat jantungan tiap kali muncul di layar kaca.

“​The show must go on,”

Tapi kalau penontonnya udah pada stres dan mau ngamuk, bubar jalanlah republik ini. (**)

Pejaten, 15 Oktober 2026
Pukul: 16:47

DPW SWI Jaya M.Guntur
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

FFI Hanya Jadi Barometer Atau Penggerak Sinema Nasional - Budayantara TV
Artikel Film

FFI Hanya Jadi Barometer Atau Penggerak Sinema Nasional

15 Oktober 20265 menit baca

Oleh : Karsono Hadi-Persatuan Karyawan Film dan Televisi Indonesia-(KFT Indonesia) KFT Dorong Festival Film Indonesia Memiliki Visi Jangka…

PJLP: Penjaga Jakarta yang Terancam Rentan di Hari Tua, Pemprov DKI Didorong Segera Evaluasi Perlindungan Sosial - Budayantara TV
Artikel

PJLP: Penjaga Jakarta yang Terancam Rentan di Hari Tua, Pemprov DKI Didorong Segera Evaluasi Perlindungan Sosial

12 Oktober 20262 menit baca

Oleh: Syahrudin AkbarWakil Ketua Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI JAYA) Jakarta — Budayantara.tv Di balik jalan yang bersih,…

Wajah Kebudayaan Adalah Kita: Membangun Kesadaran, Bukan Sekadar Melestarikan Pertunjukan - Budayantara TV
Artikel

Wajah Kebudayaan Adalah Kita: Membangun Kesadaran, Bukan Sekadar Melestarikan Pertunjukan

11 Oktober 20263 menit baca

Oleh : Syamsul Arifin (Masdjo) Kebudayaan bukan sekadar pakaian adat, tarian tradisional, musik daerah, atau rangkaian seremoni yang…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber