Home / Program / Menteri Arifatul Choiri Fauzi Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Ruang Digital Aman untuk Anak

Menteri Arifatul Choiri Fauzi Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Ruang Digital Aman untuk Anak

Jakarta,- Budayantara.tv Kehadiran ruang digital yang semakin masif menuntut perubahan cara pandang seluruh elemen bangsa terhadap dunia daring, khususnya dalam upaya melindungi dan memberdayakan anak. Menteri Arifatul Choiri Fauzi menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan hak anak terpenuhi di ruang digital, baik dalam hal akses informasi maupun perlindungan dari berbagai risiko.

“Negara bertanggung jawab untuk memenuhi hak anak dalam memperoleh akses informasi dan manfaat positif dari ruang digital. Pemenuhan kedua aspek harus seimbang agar anak memperoleh kesempatan yang adil di ranah daring,” ujar Menteri Arifatul.Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, ruang digital harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, bermain, berekspresi, dan berinteraksi. Ancaman seperti kekerasan daring, perundungan siber, eksploitasi seksual, hingga paparan konten yang tidak sesuai usia harus dicegah melalui kebijakan yang kuat dan kolaborasi nyata.

Menteri Arifatul juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, hingga pelaku industri teknologi. Ia meyakini bahwa sinergi yang solid akan menciptakan ekosistem digital yang ramah anak.

“Dengan kolaborasi lintas sektor yang secara nyata melindungi anak dari berbagai risiko digital, anak-anak akan tumbuh lebih percaya diri untuk belajar, berkreasi, dan berinovasi. Melalui ekosistem daring yang ramah anak, kita tidak hanya menjaga mereka dari bahaya, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya generasi Indonesia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing di era digital. Mari kita ciptakan ruang digital yang aman demi anak Indonesia yang cerdas dan tangguh,” tuturnya.

Dukungan terhadap upaya tersebut juga datang dari berbagai komunitas dan lembaga pendidikan. BeProKids Academy bersama Budayantara Lab Digital menunjukkan komitmen nyata dalam membangun kesadaran serta literasi digital bagi anak dan remaja.

Deni Yohansyah dari BeProKids sekaligus Technical Advisor Budayantara Lab Digital menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan program bertajuk “Digital Goes to School”. Program ini dirancang sebagai wadah kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa mulai dari usia dini hingga tingkat SLTA.

“Program ini kami siapkan untuk membekali anak-anak dengan pemahaman dan keterampilan digital yang positif, sehingga teknologi menjadi sarana kemajuan, bukan ancaman,” tegas Deni.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan ruang digital di Indonesia dapat berkembang menjadi lingkungan yang aman, edukatif, dan inspiratif bagi generasi masa depan. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi digital yang cerdas, tangguh, dan siap bersaing di tingkat global.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *