Bogor – Budayantara.tv Semangat kebersamaan dan toleransi lintas agama terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar pada Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an Taswirul Afkar 26 yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah Ranting NU Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang.Kabupaten Bogor.
Acara buka bersama ini dihadiri oleh jajaran MWCNU Kecamatan Kemang, Pengurus PRNU Desa Pondok Udik, serta masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut juga terlaksana berkat kerja sama dengan Paroki Gereja Ignatius Loyola Atang Sanjaya yang turut berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, hadir sebagai pembicara Romo Anton dan Ustadz Ahmad Suhadi selaku Pengasuh Ponpes Al-Qur’an Taswirul Afkar 26. Keduanya menyampaikan pentingnya membangun kebersamaan dan keharmonisan di tengah perbedaan keyakinan.
Romo Anton dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan buka bersama lintas iman ini memiliki tujuan untuk membangun literasi generasi muda agar mampu menanamkan nilai cinta kasih dan menjalin hubungan baik dengan sesama, meskipun berbeda agama dan keyakinan.
“Nilai kebersamaan perlu ditanamkan sejak usia dini agar perbedaan tidak menjadi penghalang dalam menjalin persaudaraan dan saling membantu sebagai sesama anak bangsa,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ustadz Ahmad Suhadi. Menurutnya, momentum bulan Ramadan yang dijalani umat Muslim menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan sosial dan membangun harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kita diciptakan berbeda-beda sesuai kehendak Tuhan agar saling menghargai satu sama lain. Justru perbedaan itu menjadi kekuatan untuk berkarya dan membangun kemajuan bersama di tengah masyarakat,” kata Suhadi.
Ia juga menambahkan bahwa salah satu tujuan utama dari ibadah puasa adalah menumbuhkan kepekaan sosial terhadap sesama, terutama kepada mereka yang mengalami kesulitan ekonomi maupun masalah kesehatan.
Sementara itu, Ketua Ranting NU Desa Pondok Udik, Jaini Mustofa yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai acara buka bersama lintas iman seperti ini sangat penting dalam memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di masyarakat.
Perwakilan Paroki Gereja Katolik Atang Sanjaya juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan buka bersama lintas iman ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya membangun harmoni di tengah keberagaman.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Pondok Udik diharapkan semakin memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan demi terciptanya kehidupan yang damai di tengah perbedaan.




