Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Tolak Diskresi Tanpa Dasar Hukum, Forum Ranting NU Jakpus Minta Konfercab Berjalan Konstitusional
News

Tolak Diskresi Tanpa Dasar Hukum, Forum Ranting NU Jakpus Minta Konfercab Berjalan Konstitusional

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama25 Juni 20263 menit baca📍 Jakarta
Tolak Diskresi Tanpa Dasar Hukum, Forum Ranting NU Jakpus Minta Konfercab Berjalan Konstitusional - Budayantara TV

oplus_0

Jakarta — Budayantara.tv Forum Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Pusat Masa Khidmat 2020–2025 menyampaikan sikap tegas menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) NU Jakarta Pusat. Dalam pernyataan resminya,berlangsung di kantor PCNU Jakarta Pusat.Kamis (25/6/2026).Forum tersebut menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi dengan memastikan seluruh proses Konfercab berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama, serta prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola organisasi yang baik.

Forum Ranting menilai Konfercab merupakan momentum strategis yang akan menentukan arah kepemimpinan dan masa depan organisasi. Karena itu, seluruh tahapan pelaksanaannya harus berlangsung secara tertib, transparan, demokratis, dan memiliki legitimasi yang kuat di mata warga Nahdliyin.

Dalam pernyataan tersebut, Forum Ranting NU Jakarta Pusat yang dibacakan oleh Ustad Widiyanto,secara tegas menolak segala bentuk perpanjangan kepengurusan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU yang masa khidmatnya telah berakhir untuk kemudian dijadikan peserta maupun pemilik hak suara dalam Konfercab.

Menurut mereka, langkah tersebut berpotensi menimbulkan cacat legitimasi dalam proses pemilihan kepemimpinan cabang karena memberikan hak organisatoris kepada kepengurusan yang secara administratif sudah tidak berlaku. “Organisasi yang besar tidak dapat dibangun di atas kebijakan yang lemah landasan hukumnya,” demikian salah satu poin penting dalam pernyataan tersebut.ujarnya.

Selain itu, Forum Ranting juga menolak penggunaan dalih diskresi sebagai dasar untuk memperpanjang masa berlaku kepengurusan MWC yang telah berakhir. Mereka menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat ketentuan dalam AD/ART maupun Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama yang memberikan kewenangan kepada pengurus definitif, terlebih kepada caretaker, untuk memperpanjang masa khidmat kepengurusan yang sudah berakhir.

Forum Ranting menilai penggunaan diskresi tanpa dasar normatif yang jelas berpotensi menimbulkan persoalan hukum organisasi dan menciptakan preseden yang dapat merusak tata kelola Nahdlatul Ulama di masa mendatang.

Lebih lanjut, Forum Ranting NU Jakarta Pusat mendesak agar Musyawarah Ranting (Musran) dan Konferensi MWC terlebih dahulu dilaksanakan pada kepengurusan yang masa khidmatnya telah berakhir sebelum Konferensi Cabang digelar.

Menurut mereka, tahapan tersebut bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bagian penting dari kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, serta penghormatan terhadap kedaulatan organisasi dari tingkat paling bawah. Mengabaikan proses tersebut dinilai dapat menimbulkan pertanyaan serius terkait keabsahan peserta, hak suara, dan legitimasi hasil Konfercab.

Forum Ranting juga mengingatkan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama selama lebih dari satu abad lahir dari kepatuhan terhadap aturan organisasi, budaya musyawarah, dan keteladanan para ulama dalam menjaga amanah jam’iyah.

“Mari menjaga marwah organisasi dengan menegakkan konstitusi jam’iyah. Kepemimpinan yang kuat hanya dapat lahir dari proses yang sah, jujur, dan bermartabat,” tegas Forum Ranting dalam pernyataannya.

Menutup sikap resminya, Forum Ranting NU Jakarta Pusat menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan organisatoris untuk menjaga kehormatan jam’iyah serta memastikan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Jakarta Pusat menghasilkan kepemimpinan yang sah, kuat, dan memperoleh legitimasi dari seluruh elemen Nahdlatul Ulama.

“Organisasi yang besar tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi oleh kesediaan semua pihak untuk tunduk kepada aturan yang menjadi dasar berdirinya organisasi itu sendiri.”

PCNU Jakarta Pusat
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber