Lewati ke konten
28 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong PribadiKampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Menjaga Nyala Belajar di Kabupaten Sikka, PNM Apresiasi Ketulusan Guru Honorer SDK Wukur
News

Menjaga Nyala Belajar di Kabupaten Sikka, PNM Apresiasi Ketulusan Guru Honorer SDK Wukur

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama21 Mei 20262 menit baca
Menjaga Nyala Belajar di Kabupaten Sikka, PNM Apresiasi Ketulusan Guru Honorer SDK Wukur - Budayantara TV


Jakarta, – Budayantara.tv Di pelosok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, jalan menuju ruang kelas tidak selalu berupa lorong sekolah yang mudah dilalui. Bagi Ibu Yustina Yuniarti, Guru Honorer SDK Wukur, Sikka, Nusa Tenggara Timur, perjalanan menuju tempat mengajar adalah bentangan panjang pengabdian. Setiap hari, ia menempuh sekitar 6 kilometer menuju sekolah, melewati jalan setapak, hutan, dan medan yang tidak ringan, namun tetap membawa semangat yang sama: memastikan anak-anak di SDK Wukur tetap belajar dan berani bermimpi.
Selama 11 tahun, Yustina mengabdikan diri di sekolah tersebut. Di tengah keterbatasan akses dan kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah, ia memilih tetap bertahan sebagai pendidik. SDK Wukur saat ini menjadi ruang belajar bagi 34 siswa dengan didampingi delapan tenaga pendidik. Di tempat yang sederhana itu, proses belajar tidak hanya dibangun dari buku dan papan tulis, tetapi juga dari ketulusan para guru yang terus hadir meski harus menempuh perjalanan panjang setiap hari.
“Banyak orang tidak mau mengajar di sini karena kondisi jalan dan keuangan yang tidak memungkinkan. Namun, kami bertahan karena panggilan hati,” tutur Yustina.
Kisah Yustina menjadi potret kecil dari keteguhan para pendidik di daerah yang terus menjaga nyala pendidikan meski berada dalam keterbatasan. Perjuangannya juga mengingatkan pada semangat ibu-ibu Mekaar, perempuan-perempuan prasejahtera yang setiap hari berjuang dengan cara masing-masing untuk keluarga, pendidikan anak, dan masa depan yang lebih baik. Ada ketulusan yang sama: berjalan dalam sunyi, bekerja tanpa banyak sorotan, tetapi meninggalkan dampak yang panjang bagi kehidupan orang lain.
Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli hadir memberikan dukungan sosial kepada Ibu Yustina. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian terhadap sosok pendidik yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga dengan hati. Kehadiran PNM #PNMuntukUMKM#PNMPemberdayaanUMKM diharapkan dapat menjadi penguat langkah bagi Yustina dan para pendidik lainnya yang terus bertahan menjaga harapan di ruang-ruang kelas sederhana.
“Terima kasih PNM sudah hadir membantu saya. Dukungan ini sangat berarti, bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi semangat baru agar saya bisa terus mengajar anak-anak di sini. Semoga perhatian seperti ini membuat kami semakin kuat untuk tetap menjalankan tugas dengan hati,” ujar Yustina.
Bagi PNM, ketulusan Yustina adalah pengingat bahwa pemberdayaan tidak hanya hidup di ruang usaha, tetapi juga di ruang kelas, di jalan-jalan sunyi yang ditempuh para pendidik, dan di setiap langkah kecil yang membuka masa depan anak-anak Indonesia.

(Kelana peterson)

PNM
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi - Budayantara TV
Budaya News

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi

28 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 22 Juni 2027, geliat menyambut momentum bersejarah itu mulai…

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber