Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Para Perasuk Dominasi FFH Edisi Ke-6, Anggun C Sasmi dan Aming Raih Predikat Pemain Terpilih
Event Film News

Para Perasuk Dominasi FFH Edisi Ke-6, Anggun C Sasmi dan Aming Raih Predikat Pemain Terpilih

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama13 Mei 20262 menit baca📍 Jakarta
Para Perasuk Dominasi FFH Edisi Ke-6, Anggun C Sasmi dan Aming Raih Predikat Pemain Terpilih - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Film horor Para Perasuk berhasil mendominasi ajang Festival Film Horor (FFH) Edisi ke-6 berlangsung di bilangan Pasar Minggu.Jakarta Selatan.Rabu (13/5/2036).Dengan menyabet predikat Film Terpilih bulan ini. Dalam festival yang rutin digelar setiap tanggal 13 tersebut, nama dan juga sukses mencuri perhatian dengan terpilih sebagai Pemeran Wanita dan Pemeran Pria Terbaik.

Selain itu, dinobatkan sebagai Sutradara Terpilih, sementara meraih penghargaan sebagai Director of Photography (DoP) Terpilih.

Selama satu bulan proses penjurian, FFH menyeleksi sejumlah film horor yang tayang di bioskop sepanjang April, di antaranya Aku Harus Mati, Ghost in The Cell, Warung Pocong, Tiba-Tiba Setan, dan Para Perasuk. Setelah melalui diskusi dan perdebatan panjang, dewan juri akhirnya menetapkan nama-nama terbaik berdasarkan sejumlah kriteria penilaian yang dianggap objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Dewan Juri, Ismail, menegaskan bahwa penilaian dilakukan bukan berdasarkan selera pribadi. Menurutnya, Para Perasuk unggul karena memenuhi empat unsur penting film horor, termasuk kekuatan budaya lokal yang terasa sangat kental.

“Banyak yang mengira Ghost in The Cell akan menjadi film terpilih. Film itu memang sangat bagus dan berkelas internasional, namun nuansa keindonesiaannya masih kurang kuat. Meski demikian, kritik sosial yang diangkat tetap terasa sangat Indonesia,” ujar Ismail.

Penampilan dalam Para Perasuk juga dinilai sukses mematahkan citranya sebagai penyanyi. Anggun tampil total sebagai guru para perasuk yang penuh misteri hingga membuat penonton terkejut dengan transformasi aktingnya.

Sementara itu, dipuji karena berhasil menunjukkan sisi berbeda dari karakter yang biasa ia perankan. Dalam Ghost in The Cell, Aming tampil garang sebagai kriminal yang disegani di penjara.

“Selama ini Aming identik dengan karakter komedi. Namun di film ini, sosok ‘Tokek’ yang diperankannya benar-benar membuat penonton merinding,” tambah Ismail.

Di kategori sinematografi, dinilai berhasil menghadirkan visual yang kuat dan menghibur lewat garapannya di film The Bell: Panggilan untuk Mati.

Menutup keterangannya, Ismail berharap FFH dapat terus menjadi wadah sekaligus rujukan bagi para sineas Indonesia untuk menghadirkan karya-karya film horor berkualitas yang tetap mengangkat identitas budaya Tanah Air.**

FFH Edisi Ke-6
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber