Lewati ke konten
29 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
‎FMM Kemenbud‎”Ketika Negara Mulai Belajar Mendengar Kebudayaan”Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi BudayaAgung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk PergiNobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Sam Bimbo: “Saya Sangat Bahagia Sekarang Umur 84 Tahun Masih Bisa Nyanyi”
Musik News Tokoh

Sam Bimbo: “Saya Sangat Bahagia Sekarang Umur 84 Tahun Masih Bisa Nyanyi”

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama8 Mei 20264 menit baca
Sam Bimbo: “Saya Sangat Bahagia Sekarang Umur 84 Tahun Masih Bisa Nyanyi” - Budayantara TV

Bandung,- Budayantara.tv Pecinta musik Tanah Air tentu tak asing dengan grup musik legendaris . Grup yang berdiri sejak 1966 di Bandung itu dikenal lewat lagu-lagu puitis bertema cinta, religi, sosial hingga kritik kehidupan. Personelnya terdiri dari , Acil Bimbo, Jaka Bimbo, dan Iin Parlina Bimbo.

Pada 6 Mei 2026 lalu, Sam Bimbo yang bernama lengkap Samsudin Hardjakusumah merayakan ulang tahunnya yang ke-84 secara sederhana di sebuah restoran kawasan Dago, Bandung. Dalam suasana hangat dan penuh nostalgia, Kang Sam sapaan akrabnya didampingi sang istri, Rubaah Samsudin.

Turut hadir mantan Wali Kota Payakumbuh dua periode, , bersama Raja Asdi dari media Agraria Today dan Greenbluehub.id.

Dalam wawancara tersebut, Kang Sam berbicara panjang mengenai perjalanan hidupnya sebagai seniman, perkembangan musik Indonesia, hingga rencana bermusik di usia senja.

“Alhamdulillah, Umur 84 Tahun Masih Bisa Nyanyi”

Kang Sam mengaku bersyukur masih diberi kesehatan dan kemampuan berkarya di usia 84 tahun.

“Pastinya saya sangat bahagia sekarang umur 84 tahun masih bisa nyanyi, masih bisa komunikasi, belum pikun. Memang daya ingat menurun, itu alami mengikuti usia lanjut. Jadi buat saya alhamdulillah bisa menjalani hidup sampai sekarang.”

Ia mengenang masa-masa awal menjadi seniman pada era 1960–1970-an, ketika profesi musisi belum menjanjikan secara ekonomi.

“Dulu dunia musik itu tidak jelas royaltinya dan tidak pasti bayarannya sebenarnya berapa. Sekarang peluang bermusik jauh lebih terbuka.”

Menurut Kang Sam, generasi musisi saat ini memiliki kesempatan besar untuk berkembang karena sistem industri musik sudah jauh lebih baik dibanding zamannya dulu.

Vakum Setelah Kepergian Acil Bimbo

Kang Sam mengungkapkan, sejak wafatnya Acil Bimbo pada 1 September 2025, grup Bimbo memilih beristirahat sementara dari panggung musik.

“Mayoritas lagu Bimbo yang menyanyikan Acil. Setiap bikin lagu kami sudah tahu ini cocoknya suara siapa. Suara Acil dan saya berbeda kunci.”

Meski demikian, ia memastikan Bimbo berencana kembali tampil sekitar Agustus mendatang dengan karya-karya baru bertema sosial.

“Sekarang kami membuat lagu-lagu tematis. Misalnya soal korupsi, tapi disampaikan dengan bahasa seni yang santun.”

Lagu Kritik Sosial dan Kisah “Tante Sun”

Bimbo dikenal tidak hanya menghadirkan lagu cinta, tetapi juga karya bertema sosial-politik. Salah satu yang paling terkenal adalah lagu Tante Sun.

Menurut Kang Sam, lagu tersebut menggambarkan fenomena sosial kalangan elite pada masa itu.

“Orang bingung Tante Sun ini siapa. Padahal kami membuatnya umum saja, tidak bermaksud khusus ke siapa pun.”

Ia membantah kabar yang pernah beredar bahwa dirinya sempat ditangkap akibat lagu tersebut.

“Tidak ada penangkapan. Memang sempat dipanggil dan dimintai keterangan baik-baik.”

Kang Sam bahkan mengisahkan dirinya dan personel Bimbo pernah diundang tampil di Istana Negara dan bertemu langsung dengan Ibu Tien Soeharto serta Presiden Soeharto.

Kisah “Dilarang Masuk” di Istana

Ada pengalaman unik yang masih diingat Kang Sam ketika menghadiri acara kenegaraan bersama Menteri Lingkungan Hidup kala itu, .

Saat datang dengan pakaian resmi, mereka justru sempat ditahan petugas keamanan dan diminta duduk di bagian belakang.

“Saya dan Acil sempat ngambek mau pulang,” ujarnya sambil tertawa.

Namun setelah acara selesai, protokol justru mengumumkan bahwa kelompok Bimbo diminta berdialog langsung dengan Presiden Soeharto.

“Saya lihat muka security celingukan. Dalam hati saya bilang, ‘baru tahu ya siapa saya’,” kenangnya.

Masih Berkarya di Musik dan Lukisan

Di usia senja, Kang Sam mengaku tetap aktif berkarya, baik di dunia musik maupun seni lukis. Ia tengah menyiapkan lima lagu baru bernuansa lebih modern dan “ngebeat” agar dekat dengan generasi muda.

“Saya ingin membuat lagu yang bertema, mendalam dan bermanfaat.”

Selain musik, lulusan seni rupa ITB itu juga masih aktif melukis. Jika dulu ia lebih banyak melukis naturalis, kini ia mulai mendalami aliran abstrak.

Beberapa karya lukisnya bahkan terpajang di Gedung MPR RI, Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok, dan Gedung PLN Bandung.

“Saya ingin pameran lagi, kalau tidak tahun ini paling lambat tahun depan insya Allah.”

Kesaksian Sang Istri

Rubaah Samsudin menggambarkan Kang Sam sebagai sosok suami dan ayah yang sederhana.

“Rata-rata personel Bimbo itu tidak pegang uang, paling buat rokok dan ongkos saja. Tidak ada yang aneh-aneh.”

Ia juga mengaku pernah mengalami rasa cemburu di awal pernikahan, namun mendapat nasihat dari orang tuanya untuk menjaga kepercayaan kepada suami.

Kini, menurutnya, yang terpenting adalah menjalani hidup sehat dan memperbanyak ibadah.

“Sekarang sehat, ibadah yang baik, persiapan pulang.”

Musik Bimbo Tetap Relevan

Sebagai penggemar, Riza Falepi menilai lagu-lagu Bimbo tetap relevan lintas zaman karena kuat dalam lirik dan pesan moral.

“Liriknya puitis, indah, sarat makna dan seperti bercerita. Sampai sekarang tidak pernah bosan didengar.”

Sam Bimbo
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya - Budayantara TV
Budaya Event News

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya

29 September 20262 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Persiapan Budayantara Fest 2026 memasuki tahap penguatan kolaborasi dengan pemerintah. Ikatan Keluarga Besar (IKB) Jabodetabek…

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi - Budayantara TV
Musik News

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi

28 September 20262 menit baca

Jakarta, — Budayantara. TV Tidak semua kisah cinta berakhir dengan bahagia. Ada hubungan yang justru meninggalkan luka, tekanan,…

Nobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan - Budayantara TV
News

Nobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan

28 September 20262 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Pertandingan Indonesia vs Malaysia pada Senin malam (28/9/2026) menjadi momentum bagi para pencinta sepak bola…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber