Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/800 Jamaah Hadiri Kuliah Subuh “Gerbang Surga” LPMA di Ciganjur Cipedak
Event News

800 Jamaah Hadiri Kuliah Subuh “Gerbang Surga” LPMA di Ciganjur Cipedak

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama19 April 20262 menit baca📍 Jakarta
800 Jamaah Hadiri Kuliah Subuh “Gerbang Surga” LPMA di Ciganjur Cipedak - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Suasana khusyuk dan penuh kehangatan menyelimuti Musholla Roudhotul Jannah, Ciganjur, Jagakarsa, pada Minggu pagi (19/4/2026). Sekitar 800 jamaah memadati lokasi dalam kegiatan Kuliah Subuh Gerbang Surga yang diselenggarakan oleh LPMA Ciganjur Cipedak.

Kegiatan yang berlangsung sejak dini hari ini dihadiri oleh para tokoh agama, alim ulama, pengurus DKM masjid dan musholla, serta masyarakat dari berbagai wilayah. Acara ini dipimpin oleh Ust. Drs. Nur Hasan, dengan Ketua DKM Mulyadi, S.Ag sebagai tuan rumah penyelenggara.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan kitab oleh KH. Marhusin Arsy, M.Pd yang mengkaji kitab Marooqil Ubuudiyyah, dilanjutkan tausyiah oleh KH. Nasrudin, Lc., MM yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan gaya yang lugas dan menyentuh.

Dalam kajiannya, KH. Marhusin menyampaikan pentingnya kebijaksanaan dalam bertutur kata, dengan mengangkat kisah klasik Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Abu Nawas. Dikisahkan, beberapa penafsir mimpi dihukum karena menyampaikan tafsir secara kasar, sementara Abu Nawas mampu menyampaikan makna yang sama dengan cara yang lebih halus dan bijak.

“Pesan dari kisah ini jelas, bahwa kebenaran harus disampaikan dengan cara yang baik. Cara penyampaian bisa menentukan apakah pesan itu diterima atau justru menimbulkan penolakan,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Selain itu, kajian juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam mencari rezeki, khususnya terkait kehalalan harta. Jamaah diingatkan untuk memahami tiga kategori keharaman, yakni haram lidzatihi (yang jelas zatnya haram), haram dzonni (yang masih dalam dugaan), dan haram maklum (yang sudah diketahui umum keharamannya).

Beberapa contoh yang disampaikan antara lain praktik riba seperti bank keliling, serta usaha yang jelas dilarang seperti penjualan minuman keras. “Harta yang kita peroleh akan berpengaruh pada kehidupan kita. Jangan sampai keberkahan hilang karena kita abai terhadap halal dan haram,” tegasnya.

Antusiasme jamaah terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Selain menjadi ajang menuntut ilmu, kuliah subuh ini juga menjadi sarana silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat.

Dengan jumlah kehadiran yang mencapai ratusan orang, kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat dalam memperdalam ilmu agama tetap kuat, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan doa bersama, penuh harap agar ilmu yang didapat membawa keberkahan dan menjadi bekal menuju kehidupan yang lebih baik baik di dunia maupun akhirat.(Djo)

LPMA Ciganjur Cipedak
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber