Lewati ke konten
1 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di SoloGenap 61 Tahun, Evy Soviar Rayakan Ulang Tahun Penuh Kehangatan Bersama Keluarga dan SahabatPerkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Guru Mukhtar: Ulama Agung dari Bogor yang Pernah Menjadi Imam Besar Masjidil Haram
Kebangsaan News Tokoh

Guru Mukhtar: Ulama Agung dari Bogor yang Pernah Menjadi Imam Besar Masjidil Haram

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama13 April 20262 menit baca📍 Jakarta
Guru Mukhtar: Ulama Agung dari Bogor yang Pernah Menjadi Imam Besar Masjidil Haram - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Dalam khazanah sejarah Islam di Nusantara, banyak tokoh besar yang kiprahnya belum sepenuhnya tercatat dalam literatur arus utama. Padahal, peran dan pengaruh mereka begitu luas, bahkan menembus pusat dunia Islam. Salah satu sosok yang patut dikenang adalah Mama Guru (Syaikh) Mukhtar Al-Bogori ulama asal Bogor yang diyakini pernah menjadi Imam Besar di Masjidil Haram sekitar satu abad yang lalu.

Jejak Menak Sunda dari Bumi Pakuan

Syaikh Mukhtar Al-Bogori lahir dari keluarga terpandang di tanah Sunda. Ia merupakan putra dari R Aria Natanagara, yang juga dikenal dengan nama Syaikh Attarid Bogor. Garis keturunannya terhubung dengan kalangan menak Sunda dari wilayah Pakuan Bogor masa kini yang sejak lama dikenal memiliki tradisi intelektual dan spiritual yang kuat.

Dalam lingkup keluarga, terdapat pula kaitan dengan R Abas Surianata Kusumah, sosok yang disebut-sebut memiliki kemiripan fisik secara genetis. Hal ini semakin menguatkan bahwa Syaikh Mukhtar berasal dari garis keturunan yang jelas dan memiliki posisi penting dalam sejarah lokal Tatar Sunda.

Meniti Jalan Ilmu di Tanah Suci

Perjalanan Syaikh Mukhtar ke Tanah Suci bukan sekadar untuk menuntut ilmu, tetapi juga menjadi jalan menuju pengakuan internasional. Di Mekah, ia menapaki jenjang keilmuan yang tinggi hingga akhirnya dipercaya menjadi imam di Masjidil Haram tempat paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia.

Posisi tersebut tentu bukan hal yang mudah diraih. Dibutuhkan penguasaan mendalam terhadap ilmu agama, hafalan Al-Qur’an yang kuat, serta akhlak yang mulia. Kepercayaan yang diberikan kepada Syaikh Mukhtar menjadi bukti bahwa ulama Nusantara telah diakui kualitasnya di kancah global sejak masa lampau.

Wafat di Tanah Suci, Dimuliakan dalam Keabadian

Syaikh Mukhtar Al-Bogori wafat pada tahun 1930 di kota suci Mekah dalam usia 68 tahun. Ia dimakamkan di Jannatul Ma’la, sebuah pemakaman bersejarah yang menjadi tempat peristirahatan banyak tokoh penting dalam sejarah Islam, termasuk Khadijah binti Khuwaylid.

Dimakamkan di lokasi tersebut merupakan sebuah kehormatan besar, yang mencerminkan kedudukan dan penghormatan terhadap sosoknya di tengah masyarakat Muslim dunia.

Warisan yang Tak Boleh Terlupakan

Kisah Syaikh Mukhtar Al-Bogori bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Sunda dan Indonesia secara luas. Ia menjadi simbol bahwa dari Bogor sebuah daerah di Nusantara lahir ulama yang mampu mencapai puncak pengabdian di pusat peradaban Islam.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita terus menggali, mendokumentasikan, dan menyebarluaskan kisah tokoh-tokoh seperti beliau. Agar sejarah tidak hilang ditelan zaman, dan generasi mendatang tetap mengenal jejak para ulama besar yang pernah mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.

Guru Mukhtar
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031 - Budayantara TV
News

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031

31 Agustus 20262 menit baca

Jombang — Budayantara.tv Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren…

Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di Solo - Budayantara TV
News

Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di Solo

30 Agustus 20264 menit baca

Surakarta – Budayantara.tv Di Solo, para murid, sahabat, dan komunitas teater lokal segera menghidupkan kembali disiplin latihan sang…

Perkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes - Budayantara TV
News

Perkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes

29 Agustus 20262 menit baca

Jombang, – Budayantara.tv Sedikitnya 170 pegiat turots berkumpul di Pondok Al-Muhajirin 3 Bahrul Ulum Tambakberas, Sabtu (29/8). Mereka…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber