Home / News / Momentum Halal Bihalal 1447 H YBSN: 50 Tahun Emas Menguatkan Warisan dan Kolaborasi di Garut

Momentum Halal Bihalal 1447 H YBSN: 50 Tahun Emas Menguatkan Warisan dan Kolaborasi di Garut

Garut, Jawa Barat – Budayantara.tv Suasana hangat penuh syukur dan kebersamaan menyelimuti perhelatan Halal Bihalal 1447 Hijriah keluarga besar Yayasan Bani Syeikh Hasan Nuryayi (YBSN) yang digelar di Gedung Yayasan, Kecamatan Karangpawitan, Sabtu (4/4/2026). Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menandai tonggak penting perjalanan yayasan dalam memperingati 50 Tahun Emas pengabdiannya bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Buku Sejarah Tertulis dan Tanpa Tulis Itu, Sumber Pondasi Karya Nyata dalam Perjalanan Sejarah Gesang Kasunyatan”, acara ini menjadi refleksi mendalam atas perjalanan panjang para pendiri dalam membangun tatanan sosial dan keagamaan di Kabupaten Garut.

Peran Strategis Yayasan dalam Membangun Generasi

Dalam sambutannya, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi YBSN dalam mencetak generasi religius dan berkarakter. Ia menekankan bahwa menjaga dan melanjutkan cita-cita para sepuh merupakan tanggung jawab bersama.

“Tugas kita semua adalah melanjutkan apa yang menjadi cita-cita para sepuh secara bersama-sama untuk membangun Kabupaten Garut yang lebih hebat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Tantangan Zaman dan Pentingnya Kolaborasi

Bupati Syakur juga mengingatkan bahwa Garut masih menghadapi tantangan nyata, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Menurutnya, upaya pengentasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi memerlukan keterlibatan semua pihak.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik rencana strategis YBSN yang akan mengembangkan Panti asuhan khusus lansia dan Lembaga pendidikan tinggi.

Menjaga Warisan Sejak 1969

Ketua Panitia, Asep Iwa Soemantri, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada 15 kiai pendiri yayasan. Ia menegaskan bahwa tradisi silaturahmi ini telah terjaga sejak 1969 sebagai upaya merawat nilai spiritual sekaligus aset fisik yayasan.

“Kalau tidak ada yayasan ini, tidak akan berdiri bangunan, masjid, dan aset lainnya. Ini kami tata agar estafet kepemimpinan tetap memiliki pijakan yang nyata,” ungkapnya.

Menjaga Marwah Kepemimpinan

Sementara itu, Ketua Yayasan YBSN, Aceng Abdul Mujib, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati di tengah kesibukannya. Ia juga berpesan kepada generasi penerus agar tetap berpegang teguh pada nilai dan aturan yang telah dirumuskan para pendiri.

Menurutnya, menjaga marwah lembaga adalah kunci keberlanjutan perjuangan yayasan.

Sinergi Ulama dan Umara

Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Garut, para ulama, serta aparatur pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Kehadiran berbagai elemen tersebut memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya.

Momentum Halal Bihalal ini menjadi bukti bahwa warisan nilai, spiritualitas, dan kebersamaan yang telah dibangun sejak puluhan tahun lalu tetap hidup dan relevan dalam menjawab tantangan zaman.

Oleh: Aminoto

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *