Jakarta, – Budayantara.tv Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Silaturahmi Calon Pengurus Organisasi Wilayah (Orwil) ISMI Jakarta Periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama serta santunan anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Menara Mega Syariah, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 19A, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta.Minggu (8/3/2026).
Acara ini mendapat dukungan dari Bank Mega Syariah sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat sinergi dengan komunitas dan organisasi masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang penuh berkah.
Ketua Panitia Silaturahmi Orwil ISMI Jakarta 2026, Eka yang akrab disapa Koh Eka, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan silaturahmi ini, khususnya kepada Bank Mega Syariah yang telah memberikan dukungan sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan penuh makna,” ujar Koh Eka dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Orwil ISMI Jakarta Periode 2026–2031, Rhesa Yogaswara, turut memberikan sambutan sekaligus mengajak seluruh calon pengurus untuk memperkuat kebersamaan, kolaborasi, serta semangat pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah dan membangun semangat kepengurusan yang lebih solid ke depan.
“Kebersamaan ini menjadi fondasi penting untuk membangun organisasi yang kuat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari Bank Mega Syariah juga memberikan paparan singkat mengenai profil perusahaan kepada para undangan yang hadir.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Bank Mega Syariah memiliki perjalanan panjang sejak awal berdiri. Bank ini bermula dari internal perusahaan dan mulai berkembang sebagai lembaga keuangan syariah sejak tahun 2001 setelah diakuisisi oleh Bank Tugu. Pada tahun 2004, bank tersebut resmi bertransformasi menjadi bank umum berbasis syariah dengan nama Bank Mega Syariah.

Seiring perkembangannya, pada tahun 2013 Bank Mega Syariah melakukan pembaruan identitas perusahaan melalui perubahan logo serta relokasi kantor pusat sebagai bagian dari strategi penguatan brand dan peningkatan layanan kepada masyarakat.
Bank Mega Syariah mengusung visi “Tumbuh dan sejahtera bersama bangsa,” yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk berkembang bersama masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional melalui layanan perbankan syariah yang inovatif dan terpercaya.
Prestasi perusahaan juga terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, Bank Mega Syariah berhasil meraih lebih dari 100 penghargaan dari berbagai lembaga nasional sebagai pengakuan atas kinerja dan inovasi di sektor perbankan syariah.
Saat ini Bank Mega Syariah memiliki jaringan layanan yang cukup luas dengan 29 kantor cabang, 21 kantor cabang pembantu, serta 26 kantor fungsional yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, bank ini juga menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah lembaga nasional, di antaranya Badan Pengelola Keuangan Haji, Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Bank Mega Syariah juga dipercaya sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) yang berperan dalam pengelolaan wakaf uang untuk kepentingan umat. Saat ini bank tersebut juga telah berstatus sebagai bank devisa sehingga mampu melayani berbagai transaksi internasional.
Kegiatan silaturahmi ini diakhiri dengan doa bersama, pemberian santunan kepada anak yatim, serta buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kontribusi sosial yang lebih luas.**




