Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Danantara Didorong Jadikan Aset Budaya sebagai Mesin Ekonomi Berkelanjutan
Budaya News

Danantara Didorong Jadikan Aset Budaya sebagai Mesin Ekonomi Berkelanjutan

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama25 Februari 20263 menit baca📍 Jakarta
Danantara Didorong Jadikan Aset Budaya sebagai Mesin Ekonomi Berkelanjutan - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong Danantara memperkuat kolaborasi pengelolaan aset budaya agar tidak berhenti sebagai simbol sejarah, melainkan menjadi penggerak ekonomi yang terukur dan berkelanjutan. Dalam dialog bersama Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria di Wisma Danantara, Jakarta, dalam keterangannya.Selasa (24/2), Fadli menegaskan pentingnya paradigma living heritage dalam tata kelola cagar budaya.

“Kita ingin aset budaya kita menjadi living heritage, bukan sekadar dead monument. Cagar budaya harus memberi dampak ekonomi, sosial, dan kebudayaan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Perluasan Model Borobudur

Fadli menyebut kerja sama pengelolaan di kawasan Candi Borobudur yang telah berjalan diharapkan dapat diperluas ke sejumlah situs lain seperti Candi Prambanan, Ratu Boko, dan Candi Plaosan.

Menurutnya, pemerintah telah meningkatkan fasilitas umum di berbagai kawasan tersebut. Tahap berikutnya adalah memperkuat tata kelola destinasi dan daya tarik wisata melalui kolaborasi dengan InJourney serta entitas di bawah Danantara.

Dari sudut pandang Danantara, optimalisasi ini bukan semata pelestarian, tetapi investasi jangka panjang. Pengelolaan terpadu, penguatan ekosistem UMKM, hingga konektivitas penerbangan menuju Yogyakarta dan sekitarnya dinilai menjadi kunci agar manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bidik Panggung Global

Tak hanya di dalam negeri, agenda internasional turut menjadi perhatian. Fadli membawa rencana partisipasi Indonesia dalam Venice Biennale 2026, yang disebutnya sebagai “etalase dunia” bagi karya dan identitas budaya bangsa.

Pada tahap awal, pemerintah merencanakan pengiriman tujuh seniman untuk program residensi selama dua bulan, serta tujuh seniman lain untuk kolaborasi lintas jejaring nasional. Target jangka menengahnya adalah menghadirkan paviliun Indonesia secara mandiri dalam dua tahun ke depan.

Dony menyatakan dukungan terhadap agenda tersebut, dengan catatan perlunya indikator kinerja yang jelas. “Kita perlu menetapkan KPI dan pesan strategis yang jelas dalam setiap partisipasi internasional,” katanya. Bagi Danantara, eksposur global harus diikuti dampak konkret, baik dalam bentuk jejaring, transaksi karya, maupun penguatan citra Indonesia sebagai pusat ekonomi budaya.

Ketimpangan Layar Bioskop

Dalam pertemuan itu, Fadli juga menyoroti ketimpangan akses layar bioskop. Saat ini Indonesia memiliki sekitar 2.500 layar, jauh dari kebutuhan ideal yang diperkirakan mencapai 10.000 layar. Kolaborasi dengan Perum Produksi Film Negara (PFN) dan pemangku kepentingan lain dinilai penting untuk memperluas akses tontonan hingga ke kabupaten/kota.

Dari perspektif Danantara, sektor perfilman merupakan bagian integral ekonomi kreatif yang memiliki multiplier effect tinggi dari produksi, distribusi, hingga ekshibisi. Pemerataan layar berarti membuka pasar baru sekaligus memperluas literasi budaya.

Revitalisasi Museum Sejarah

Agenda lain yang dibahas adalah optimalisasi Museum Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta. Fadli mengusulkan pemanfaatan kembali gedung eks Jiwasraya di belakang kompleks museum guna memperluas fungsi ruang publik dan memperkuat narasi sejarah kebangsaan.

Bagi Danantara, penguatan narasi sejarah tidak hanya membangun identitas nasional, tetapi juga menciptakan pengalaman wisata berbasis edukasi yang bernilai ekonomi.

“Optimalisasi aset ini pada akhirnya untuk negara dan masyarakat,” tegas Dony.

Kolaborasi lintas lembaga ini menandai pergeseran pendekatan pengelolaan budaya dari sekadar pelestarian menuju transformasi aset budaya sebagai pilar ekonomi masa depan.**

Danantara Dony Oskaria Fadli Zon Menbub
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber