Lewati ke konten
28 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong PribadiKampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Adipatilawe Tutup 2025 dengan Karya Menggetarkan:“Di Balik Langit Gaza” Membanjiri TIM dengan Air Mata 2.400 Penonton
Event News

Adipatilawe Tutup 2025 dengan Karya Menggetarkan:“Di Balik Langit Gaza” Membanjiri TIM dengan Air Mata 2.400 Penonton

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama2 Januari 20262 menit baca
Adipatilawe Tutup 2025 dengan Karya Menggetarkan:“Di Balik Langit Gaza” Membanjiri TIM dengan Air Mata 2.400 Penonton - Budayantara TV

Jakarta,— Budayantara.tv Tahun 2025 ditutup dengan denting nurani yang kuat dari panggung Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM). Pementasan teater “Di Balik Langit Gaza,karya terbaru Adipatilawe, sukses mengguncang emosi publik dalam dua sesi pertunjukan pada 28 Desember 2025.Sekitar 2.400 penonton memenuhi gedung, dan hampir seluruhnya larut dalam tangis, hening, serta keharuan mendalam.

Karya ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sebuah pernyataan kemanusiaan. Adipatilawe hadir sebagai penulis sekaligus sutradara,menggandeng Adara Relief International,lembaga kemanusiaan yang konsisten menyuarakan solidaritas bagi Palestina. Kolaborasi ini melahirkan pementasan yang kuat secara artistik sekaligus berpijak pada realitas kemanusiaan yang getir.

Deretan aktor dan aktris ternama tampil memukau, di antaranya Bella Fawzi, David Chalik, Robert Chaniago, dan Cholidi, bersama para pemain lain seperti Wini, Keke, Dzaki, dan Nadya. Keseluruhan proses artistik diperkuat oleh Firly RJ sebagai asisten sutradara, memastikan detail dramatik tersaji dengan presisi.

Mengangkat kisah kemanusiaan di Gaza, pementasan ini menghadirkan perpaduan monolog emosional, koreografi teatrikal yang simbolik, tata cahaya yang dramatis, serta musik yang menyayat hati. Panggung TIM berubah menjadi ruang refleksi kolektif tempat penonton tidak hanya menyaksikan, tetapi ikut merasakan luka dan harapan.

“Ini bukan sekadar pertunjukan teater. Ini adalah doa, jeritan nurani, dan ajakan agar kita tidak mati rasa terhadap penderitaan manusia,” ujar Adipatilawe seusai pementasan, dengan suara bergetar.

Gaung kemanusiaan yang dihadirkan “Di Balik Langit Gaza” sejalan dengan pandangan sejumlah tokoh nasional. KH. Said Aqil Siroj, Ketua PBNU periode sebelumnya, pernah menegaskan bahwa Palestina adalah panggilan moral bangsa:

“Palestina bukan sekadar isu politik, tetapi isu kemanusiaan. Selama masih ada ketidakadilan, selama itu pula nurani kita diuji.”

Sementara itu, budayawan Goenawan Mohamad menempatkan seni sebagai benteng terakhir empati manusia:

“Seni mungkin tidak mampu menghentikan perang, tetapi seni mencegah manusia kehilangan empatinya. Selama seni ada, kemanusiaan tetap hidup.”

Dengan sambutan luar biasa dan dampak emosional yang mendalam, penyelenggara berharap Di Balik Langit Gaza” dapat dipentaskan kembali di berbagai kota di Indonesia. Lebih dari sekadar karya seni, pertunjukan ini menjadi pengingat bahwa kemanusiaan harus terus bersuara.

“Selama nurani masih punya panggung, harapan akan selalu menemukan tempatnya,” tutup perwakilan penyelenggara.

Adipatilawe Dibalik Langit Gaza
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi - Budayantara TV
Budaya News

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi

28 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 22 Juni 2027, geliat menyambut momentum bersejarah itu mulai…

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber