Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Jefriandi Usman: Merawat Kepedulian Lewat Gerak dalam Pentas “SIKLUS”
Budaya Event News

Jefriandi Usman: Merawat Kepedulian Lewat Gerak dalam Pentas “SIKLUS”

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama17 Desember 20252 menit baca📍 Jakarta
Jefriandi Usman: Merawat Kepedulian Lewat Gerak dalam Pentas “SIKLUS” - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Di balik perhelatan Pentas Tari Kontemporer “SIKLUS”, ada sosok yang menggerakkan lebih dari sekadar pertunjukan Jefriandi Usman, Founder Cikini Art Stage (CAS). Baginya, seni bukan hanya ekspresi estetik, melainkan ruang perjumpaan empati dan kemanusiaan.

Bersama Kelola Seniman Jakarta dan Cikini Art Stage (CAS), dengan dukungan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jefriandi memimpin persiapan pentas yang akan digelar pada 19–20 Desember 2025 di area Sungai Jalan Sekolah Seni, tepat di depan Kampus IKJ, Cikini. Ruang terbuka itu dipilih bukan tanpa alasan ia menjadi simbol aliran kehidupan, perubahan, sekaligus peringatan akan relasi rapuh antara manusia dan alam.

Mengusung tema siklus kehidupan, “SIKLUS” dirancang Jefriandi sebagai peristiwa seni yang berbicara lebih jauh dari panggung. Pentas ini dirangkai dengan Donasi Kemanusiaan “Pray for Sumatera”, sebuah ajakan terbuka kepada publik untuk berbagi dan menunjukkan solidaritas bagi masyarakat Sumatera yang terdampak bencana alam.

“Melalui tubuh, gerak, dan ruang, kami ingin menyampaikan bahwa bencana bukan hanya peristiwa alam, tetapi panggilan kemanusiaan untuk saling menjaga dan menguatkan,” ujar Jefriandi. Sebagai ketua panitia, ia memastikan bahwa pesan tersebut tidak hanya hadir dalam konsep artistik, tetapi juga dalam semangat kolektif seluruh tim dan seniman yang terlibat.Selasa (16/12/2025).

Keterlibatan Jefriandi dalam kegiatan ini berangkat dari perjalanan panjangnya di dunia seni. Lahir di Padang, Sumatera Barat, 15 Mei 1972, ia mengawali karier dengan mendalami pencak silat di tanah Minang dan bergabung dalam kelompok tari modern Nolan Miller. Tahun 1992 menjadi titik balik ketika ia hijrah ke Jakarta dan bergabung dengan Studio 26 pimpinan Ati Ganda. Setahun kemudian, ia menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta, yang memperkaya pandangan artistik dan kesadarannya akan peran sosial seni.

Meski telah lama menetap dan berkarya di Jakarta, kabar bencana yang melanda Sumatera kembali mengetuk batinnya. Sebagai putra Minang, Jefriandi merasakan ikatan emosional yang tak terputus dengan tanah kelahirannya. “Sumatera adalah rumah pertama saya. Luka di sana adalah luka saya juga,” ungkapnya lirih. Dari perasaan itulah gagasan “SIKLUS” berkembang menjadi pentas yang menghubungkan ingatan, empati, dan aksi nyata.

Di bawah kepemimpinannya, Pentas Tari Kontemporer “SIKLUS” diharapkan menjadi lebih dari sebuah tontonan. Ia menjadi ruang bersama tempat seni, alam, dan masyarakat saling bertemu; tempat gerak tubuh menyuarakan doa, dan panggung menjadi jembatan solidaritas. Melalui “SIKLUS”, Jefriandi Usman menegaskan bahwa seni memiliki peran penting dalam merawat kemanusiaan terutama di saat duka dan harapan berjalan beriringan.(Djo)

Cikini Art Stage (CAS). Jefriandi Usman
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber