Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Dari Keteguhan Gaza ke Panggung Seni: Adara Persembahkan Teater Bertema Kemanusiaan dengan Target 2.400 orang
Event News

Dari Keteguhan Gaza ke Panggung Seni: Adara Persembahkan Teater Bertema Kemanusiaan dengan Target 2.400 orang

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama2 Desember 20253 menit baca📍 Jakarta
Dari Keteguhan Gaza ke Panggung Seni: Adara Persembahkan Teater Bertema Kemanusiaan dengan Target 2.400 orang - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Adara Relief International kembali menghelat event akbar Palestine Festival. Kali ini Palfest akan diselenggarakan di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat.

Mengusung tema “Never-Ending Resilience for Humanity”, Palfest pada 28 Desember mendatang akan menghadirkan pertunjukan teater serta pameran seni yang mengangkat tema kemanusiaan dan kebudayaan Palestina.

“Dua tahun genosida di Gaza membuktikan bahwa Palestina adalah bangsa yang tangguh. Meskipun mereka harus mengalami krisis kemanusiaan yang berat, mereka tetap mempertahankan tanah airnya. Karena itulah Palestine Festival tahun ini mengangkat tema Never-Ending Resilience for Humanity”, ujar Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International, sekaligus penanggung jawab pelaksanaan Palestine Festival.

Perhelatan tahunan ini kembali Adara hadirkan untuk menggugah kesadaran masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Dalam Palestine Festival 2, Adara menampilkan teater “Di Balik Langit Gaza”, sebuah pertunjukan yang menggambarkan keteguhan rakyat Gaza di tengah genosida yang terus berlangsung.

Teater yang sarat nilai kemanusiaan ini akan dimainkan oleh para pemeran ternama Indonesia, yaitu David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam. Dalam pementasan tersebut, penonton diajak menyelami dalamnya harapan dan kokohnya keteguhan rakyat Gaza sekalipun dalam gempuran genosida yang luar biasa dahsyat.

“Kalau kita ingin melihat sebaiknya kualitas manusia, lihatlah ketahanan rakyat Gaza. Apa yang kita tampilkan saat ini belum ada apa-apanya dengan yang mereka alami yang jauh lebih parah. Lewat teater ini, aku ingin mewakili suara mereka yang dibungkam,” ungkap Bella Fawzi, salah satu pemeran teater kemanusiaan ini.

Pementasan teater dalam festival tersebut disutradarai oleh Adipatilawe, seorang pelaku seni teater Indonesia. Sosok yang akrab disapa Lawe ini menuturkan, “Pentas ini lahir dari keteguhan sebuah keluarga di Gaza—kisah nyata yang menginspirasi setiap adegannya. Kami ingin menghadirkan bukan hanya kisah, tapi juga makna dan rasa yang selama ini dialami oleh warga Gaza. Seni, bagi kami, adalah kekuatan, bukan sekadar untuk dinikmati, tetapi untuk menyampaikan pesan yang sarat akan makna.” tutupnya.

Para aktor yang terlibat dalam teater ini mengaku sangat tergerak oleh kedalaman cerita yang mereka perankan, serta merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan pesan kemanusiaan Palestina dengan sejujur dan seautentik mungkin.

“Terima kasih kepada Adara yang telah melibatkan saya dalam acara ini. Karakter yang saya perankan di sini sangat berbeda dibandingkan karakter yang biasanya diangkat oleh lembaga lain. Saya rasa, kita semua dapat banyak belajar dari cara Adara dalam mengangkat isu Palestina,” ungkap Cholidi, pemeran Azzam dalam film Ketika Cinta Bertasbih.

Selain pementasan teater, festival ini juga mempersembahkan pameran seni yang menyajikan kebudayaan Palestina. Dibalut dengan nilai kemanusiaan, instalasi tematik, serta karya visual yang ditampilkan akan mengajak pengunjung menyelami sejarah bangsa Palestina serta kekayaan budaya yang mereka miliki.

“Palestina bukan hanya tentang perang, penjajahan, ataupun tragedi kemanusiaan. Palestina memiliki akar budaya yang panjang dan bersejarah selama ribuan tahun. Oleh karena itu Palfest selalu menghadirkan pameran yang menampilkan kekayaan budaya Palestina,” tambah Iffa Abida, sebagai Ketua Pelaksana dalam penyelenggaraan Palestine Festival.

Seluruh rangkaian Palestine Festival ini menargetkan 2.400 peserta yang terdiri dari individu maupun komunitas. Siapapun yang hadir telah menjadi bagian dari individu yang peduli terhadap isu kemanusiaan, kebudayaan, dan pendukung produk UMKM dalam negeri.

Melalui rangkaian pertunjukan seni, edukasi, dan aksi kemanusiaan yang dihadirkan, Palestine Festival 2 diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi dan solidaritas bagi masyarakat Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Adara Relief International mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan merasakan langsung pengalaman yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap isu kemanusiaan di Palestina.

“Acara ini kami persembahkan dari segenap hati untuk memberikan pengalaman
yang terbaik bagi masyarakat Indonesia dalam memperkuat dukungan untuk rakyat Palestina,” pungkas Iffa.

Informasi terkait acara ini lebih lanjut dapat dipantau melalui kanal media instagram Palestine Festival di @palfest.id dan situs resmi tiket.adararelief.com.

Palestine Festival 2
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber