Lewati ke konten
1 Oktober 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
IKJ Lansia: Melawan Lupa, Menertawakan UsiaHadir dalam Forum Perhutanan Sosial, Guru Besar Antro UNAIR, Prof. Adib, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Mata Air untuk Mitigasi Bencana di JatimGerakan 30 September, Ketika Bangsa Indonesia Belajar Membaca Ulang Sejarah‎JANGAN BIARKAN SEJARAH PERFILMAN HILANG BERSAMA DEBU‎‎
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Hadir dalam Forum Perhutanan Sosial, Guru Besar Antro UNAIR, Prof. Adib, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Mata Air untuk Mitigasi Bencana di Jatim
News

Hadir dalam Forum Perhutanan Sosial, Guru Besar Antro UNAIR, Prof. Adib, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Mata Air untuk Mitigasi Bencana di Jatim

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama1 Oktober 20262 menit baca
Hadir dalam Forum Perhutanan Sosial, Guru Besar Antro UNAIR, Prof. Adib, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Mata Air untuk Mitigasi Bencana di Jatim - Budayantara TV

Surabaya, – Budayantara.tv Koordinator Laboratorium Manusia, Budaya, dan Ragawi (Lab. MaBuRag) FISIP UNAIR, Prof. Dr. H. Muhammad Adib, Drs., M.A., menyuarakan pentingnya pengelolaan air dalam menghadapi darurat hidrologi Jawa Timur pada “Forum Diskusi Multipihak Perhutanan Sosial dan Sistem Pangan Berkelanjutan Jawa Timur 2026” Selasa, 29 September 2026. Forum ini dikolaborasikan oleh Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) dan Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), diselenggarakan di Movenpick Hotel Surabaya.

Tujuan utama kolaborasi KSPL dan CIPS adalah menggali kontribusi nyata Perhutanan Sosial terhadap ketahanan dan transformasi sistem pangan berkelanjutan di tingkat nasional. Para undangan adalah perwakilan akademisi dan pakar perguruan tinggi se-Jawa Timur, Pemerintah daerah dan instansi sektoral; BUMN dan Pengelola Kawasan Hutan; Kelembagaan Masyarakat Lokal dan Komunitas Tapak; Organisasi Masyarakat Sipil dan Lembaga Riset (CSO/NGO). Akademisi dan pakar diminta untuk memberikan landasan ilmiah dan rekomendasi berbasis riset.

“Kita perlu melakukan reframing dalam konteks darurat hidrologi Jawa Timur. Fokus kebijakan harus digeser dari hanya izin administratif menjadi aksi nyata menjaga mata air,” tegas Prof. Adib.

Dalam rekomendasinya, Prof. Adib menawarkan tiga langkah konkrit penanganan krisis. “Perlunya menguatkan regulasi, contohnya yang telah tim UNAIR lakukan seperti memfasilitasi Satgas Peduli Mata Air, menjadikan kampus sebagai living laboratory, dan penguatan sinergitas lintas sektor,” tegas Prof. Adib.

Gagasan tersebut disambut positif oleh Ketua Tim Kerja PS Bidang Pengelolaan DAS Dishut Prov. Jatim, Emmi Mulyaniati, S.Hut., M.P. Menurutnya, pandangan tersebut sangat visioner dalam menjawab proyeksi ekologis masa depan. “20 tahun lagi, yaitu dari 2044-2060, air adalah bahasan utama. Kita akan memasuki periode air dan beranjak dari periode api,” pungkas Emmi.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Departemen Pengelolaan SDH Perhutani Divre Jatim, Sugi Purwanta. Ia mengkonfirmasi krisis air di lapangan yang kini mengancam ribuan titik mata air akibat peralihan fungsi lahan. “Data lapangan menyatakan hal yang sama yaitu kekeringan air. Hilangnya ratusan ribu hektar lahan dari PS mengancam kelestarian hingga 5.000 titik air. Perhutani siap berkolaborasi dan belajar bersama,” ungkapnya.

Forum diskusi ini berhasil menjadi wadah konsolidasi yang inklusif dan strategis. Kehadiran berbagai elemen menegaskan komitmen merumuskan tata kelola air dan pemulihan lingkungan di Jawa Timur.

Publikasi ini mendukung poin 6 (Clean Water and Sanitation), 13 (Climate Action), 15 (Life on Land), dan 17 (Partnerships for the Goals).

Reporter: Aisyah An Aafi dan Nasywa Kaffa (Mahasiswa Prodi Antropologi FISIP UNAIR Angkatan 2024)

WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya - Budayantara TV
Budaya Event News

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya

29 September 20262 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Persiapan Budayantara Fest 2026 memasuki tahap penguatan kolaborasi dengan pemerintah. Ikatan Keluarga Besar (IKB) Jabodetabek…

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi - Budayantara TV
Musik News

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi

28 September 20262 menit baca

Jakarta, — Budayantara. TV Tidak semua kisah cinta berakhir dengan bahagia. Ada hubungan yang justru meninggalkan luka, tekanan,…

Nobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan - Budayantara TV
News

Nobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan

28 September 20262 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Pertandingan Indonesia vs Malaysia pada Senin malam (28/9/2026) menjadi momentum bagi para pencinta sepak bola…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber