Jakarta — Budayantara.tv Bagi pencinta kuliner Nusantara, sajian bebek selalu punya daya tarik tersendiri. Tekstur daging yang empuk, aroma rempah yang kuat, serta sambal yang menggugah selera menjadi perpaduan yang sulit ditolak.
Salah satu tempat yang menawarkan pengalaman tersebut adalah Nasi Bebek Habibeat, kuliner spesialis nasi bebek bumbu hitam khas Nusantara yang berada di kawasan Pejaten,Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Daya tarik utama Nasi Bebek Habibeat terletak pada potongan bebeknya yang tergolong besar atau jumbo. Dagingnya empuk, juicy, dan mudah disuwir. Bebek kemudian disiram dengan bumbu hitam berbahan rempah yang pekat, gurih, dan medok, sehingga aromanya langsung menggoda sejak hidangan tersaji di meja.
Sajian tersebut semakin lengkap dengan nasi wangi yang gurih serta sambal pendamping yang memberikan sensasi pedas dan nikmat.

Bagi Sofie Azizah, salah seorang pecinta kuliner yang mencicipi hidangan tersebut, nasi yang disajikan Habibeat memiliki karakter tersendiri. Menurutnya, aroma nasi tidak terlalu didominasi daun jeruk, tetapi justru menghadirkan perpaduan aroma daun salam, daun pandan, dan rempah lainnya.
“Kalau nasi wangi tadi itu beda sama nasi daun jeruk. Di sini nggak terlalu dominan ke wangi daun jeruk, tapi berasa ada wangi salam, wangi daun pandan, dan rempah lainnya,” ujar Sofie.Selasa (22/9/2026)
Ia juga memberikan perhatian pada cita rasa daging bebek yang menurutnya berhasil menghilangkan aroma amis yang terkadang masih tertinggal setelah menyantap olahan bebek.
“Kalau kesan bebek tidak meninggalkan bau amis. Setelah dimakan biasanya masih berasa di mulut, masih anyer-anyernya. Kalau ini alhamdulillah enak, gurih. Rasa bebeknya original, tapi tidak meninggalkan bau amis di mulut,” katanya.
Tak hanya bebek dan nasi, sambal menjadi bagian penting dalam pengalaman kuliner Sofie. Ia menilai sambal bajak atau sambal goreng yang disajikan memiliki tingkat kematangan yang pas, sehingga aroma bawangnya tidak terasa langu.
“Sambal bajak atau sambal gorengnya enak, cocok. Nggak bau langu bawang, jadi tingkat kematangannya pas, sempurna dan berminyak, jadi enak,” ungkapnya.
Sementara itu, bumbu hitam menjadi salah satu elemen yang paling mencuri perhatian. Perpaduan rasa asin dan manis yang seimbang membuat bumbu tersebut terasa kuat, tetapi tetap nyaman dinikmati bersama nasi dan daging bebek.
“Bumbu hitamnya enak banget. Rasanya, asinnya pas, manisnya pas, semuanya,” tutur Sofie.
Dengan porsi bebek yang jumbo, daging empuk, nasi wangi beraroma rempah, bumbu hitam yang pekat, serta sambal yang matang sempurna, Nasi Bebek Habibeat menawarkan pengalaman kuliner yang tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga menghadirkan kekayaan rasa khas Nusantara dalam satu piring.
Bagi mereka yang sedang menjelajah kuliner di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, sajian ini menjadi salah satu pilihan untuk menikmati bebek dengan karakter rasa yang kuat, gurih, dan kaya rempah.(Djo)




